Efek Sosial Ekonomi Pada Migrasi Pedesaan Perkotaan

sumber gambar : galery rumahmediagrup.com

Efek Sosial Ekonomi Pada Migrasi Pedesaan Perkotaan

Banyaknya pelaku migrasi yang berasal dari desa menuju kota membawa dampak pada perubahan ekonomi sosial perkotaan. Para pelaku tersebut berperan memenuhi tenaga kerja sebagai buruh pada industri perkotaan. Kedatangan mereka ke kota menjadi sumber daya produksi bagi industri kota. Bahkan buruh pendatang berkontribusi besar pada penciptaan modernisasi sebuah wilayah, dan memberikan kemudahan bagi kehidupan penduduk perkotaan. Namun kedatangan mereka juga membawa tantangan berat pada sistem administrasi kota.

Jumlah pekerja migran pedesaan perkotaan dari waktu ke waktu selalu mengalami kenaikan. Migran pedesaan yang terburu-buru datang ke kota, tanpa ada persiapan dan kemampuan keterampilan yang kuat maka tidak hanya memberikan tekanan pada infrastruktur perkotaan seperti sistem lalu lintas, populasi wilayah, sanitasi, fasilitas umum bahkan mengarah pada keamanan publik perkotaan. Sementara itu, sebagian dari mereka tinggal di pinggiran kota-pedesaan yang berdampak pada sistem administrasi penduduk yang tidak tertib. Hal ini membawa konsekuensi pada tekanan perlindungan keamanan publik. Berbeda jika mereka datang dengan kualitas keterampilan maka akan menjadi pelengkap produktivitas pekerja perkotaan.

Jika terjadi pelanggaran hak dan kepentingan migran pedesaan ini akan mempengaruhi stabilitas sosial kota. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki akses terhadap hak dan kepentingan yang setara dengan penduduk kota. Mereka terkena diskriminasi sistem dan kebijakan tertentu juga mendukung diskriminasi tersebut. Buruh migran akhirnya menjadi kelompok rentan sosial di perkotaan. Terkadang banyak konflik emosi yang terjadi di antara buruh migran dan penduduk asli kota.

Pekerja migran pedesaan berusia muda dan kuat. Para pemuda produktif ini keluar dari desanya. Hal ini berdampak pada tenaga kerja muda sektor pertanian di desa berkurang.  Migrasi tenaga kerja pedesaan mempengaruhi struktur pertanian di desa, namun membentuk produktivitas ekonomi yang tinggi di perkotaan. Rendahnya pendidikan buruh migrasi pedesaan membuat mereka pada pekerjaan produksi dan sektor informal.

Dengan demikian, efek migrasi pedesaan perkotaan sangat tergantung pada pelaku tersebut. Apakah mereka berketerampilan sehingga mampu berkontribusi pada produktivitas kota? Atau hanya akan menjadi beban sosial penduduk kota? Semua jawaban ada di tangan pelaku migrasi tersebut.

rumahmediagrup/Anita Kristina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.