Kenanganku di Adelaide, Australia

Kenanganku di Adelaide, Australia

Mengunjungi negara lain menjadi impianku sejak SMP. Maksudku bukan sekadar jalan-jalan namun menuntut ilmu di negeri orang. Saat aku bekerja di sebuah perguruan tinggi, banyak sekali peluang yang datang padaku namun ketidakpahamanku tentang segala persyaratan yang harus disiapkan sehingga mejadi kendala. Tidak ada izin dari pimpinan juga menjadi penyebabnya.

Saat ini, baru lima negara kukunjungi. Di antaranya: Singapura, Malaysia, Thailand, Saudi Arabia, dan Adelaide, Australia. Alhamdulillah sedikit terobati keinginanku. Lima negara yang kukunjungi itu bukan dalam rangka jalan-jalan namun suatu tugas dinas dan atas sebuah prestasi.

Perjalananku ke Singapura dalam rangka tugas studi banding ke Islamic Centre. Di Malaysia, dalam rangka seminar dan bonus prestasi kerja. Di Thailand, dalam rangka konferensi perwakilan guru Indonesia dan program tindak lanjut. Di Saudia Arabia, dalam rangka ibadah yang merupakan sebuah bonus prestasi kerja. Sedangkan di Adelaide, Australia dalam rangka one month short course bagi guru terpilih.

Kali ini aku akan menceritakan kenangan selama di Adelaide, Australia. Kota Adelaide merupakan Ibu Kota South Asutralia. SA (South Australia) merupakan satu dari beberapa negara bagian di Benua Asutralia. Udaranya sangat bersih dengan suhu yang sangat dingin. Penduduknya sedikit, sehingga hampir tidak dijumpai kemacetan. Rumah-rumah tertata dengan rapih. Transportasi tersedia sangat cukup dan ramah melayani penumpang.

Selama sekitar satu bulan, aku mengikuti pelatihan di Kota Adelaide. Aku tinggal di sebuah rumah yang letaknya di perkotaan. Hanya sekitar 20 menit perjalanan naik bus.

Host Family tempatku tinggal, seorang tenaga kesehatan yang bekerja di sebuah rumah sakit. Kami sangat akrab. Aku lebih suka memasak makanan sendiri agar tidak merepotkannya. Aku disediakan kamar di samping kamar utama di mana host family tidur. Karena udaranya yang sangat dingin, aku mengenakan enam selimut setiap malam.

Suatu hari sekitar pukul sembilan malam, gigiku beradu tak henti antara gigi atas dan bawah. Hal ini menimbulkan suara berisik di malam itu. Aku benar-benar tak kuasa menghentikannya. Secara refleks gigiku beradu karena dinginnya udara. Saat itu sekitar 9 derajat. Host familiku bangun dan datang ke kamarku. Ia memintaku bersabar sekitar beberapa menit. Ternyata ia ke luar rumah dan membelikan selimut baru yang lebih tebal. Aku pun tertidur dengan tujuh selimut malam itu.

Pelatihan berlangsung, Senin sampai Jumat. Sehingga saat weekend diisi dengan kegiatan tamasya. Kami mengunjungi beberapa tempat seperti: taman koala, taman kangguru, kebun raya, pantai, pameran, dan sebagainya. Aku juga sering mengeksplorasi sendiri untuk mencoba beberapa hal yang kudengar infonya. Aku mencoba naik tram, kereta, o-bhan, dan mengunjungi pasar atau tempat-tempat lain.

O-bhan alat transportasi seperti bus yang berubah menjadi kereta. Transportasi ini menghubungi wilayah yang sangat jauh dari pusat kota. Dari sebuah tempat di mana penumpang naik, transportasi ini berubah menjadi sebuah bus gandeng yang panjang. Kemudian menembus hutan yang panjang dan transportasi ini berubah menjadi kereta dengan dua gerbong besar. Setelah sampai di Kota Adelaide, transportasi ini berubah kembali menjadi bus gandeng.

Wah, banyak kenangan yang dapat saya ceritakan namun di lain kesempatan, ya. Semoga tulisan ini Menginspirasi pembaca. Terima kasih tak terhingga kepada pemerintah Jawa Barat yang telah membiayai. Terima kasih juga kepada Ibu Mia Damayanti, Ibu Rini Budiyanti, dan Tim WJTP. Sebuah kenangan di tahun 2013.

Sumber foto: https://m.detik.com.travel-news

Rumahmediagrup/ saifulamri

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.