Ilustrasi Cerbung Aki dan Ambu

Aki dan Ambu – Bagian 13 (PSBM)

Aki dan Ambu – Bagian 13 (PSBM)

Sore begitu cerah. Di ruang tengah, Aki terlihat sangat serius. Tatapannya terfokus pada layar telepon genggamnya. Berulang kali dia membaca kabar yang sama, yaitu tentang hasil tes swab yang digelar pihak pemerintah kabupaten. Sebelumnya, Aki pernah mendengar kabar bahwa Pemerintah Kabupaten mengadakan tes swab secara bertahap terhadap warganya. sebagi salah satu upaya menangani covid-19. Ternyata, hasil tes swab tahap pertama sungguh mengejutkan. Dari 390 warga yang menjalani tes swab, sembilan orang dinyatakan positif covid-19.

“Innalillahi!” Tanpa sadar, Aki bergumam.

“Siapa yang meninggal, Ki?” Ambu melongokkan kepalanya dari pintu kamar.

“Tidak meninggal, Ambu. Baru positif covid-19,” jawab Aki.

“Siapa, Ki?” Ambu mendekat. Lalu duduk di kursi samping Aki.

“Ini Ambu,  Aki sedang membaca berita yang dibagikan teman di WhatsApp grup.” Aki mengarahkan layar telepon genggamnya pada Ambu.

“Ooh, …. Ambu kira ada yang meninggal. Tapi ini juga kabar duka ya, Ki,” kata Ambu sambil membenahi duduknya.

“Iya, Ambu. Aki kira kondisi sekarang sudah normal kembali. Ternyata yang dinyatakan positif semakin banyak. Makanya, Bapak Bupati menyatakan bahwa Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB yang merupakan padanan istilah New Normal versi Gubernur Jawa Barat, akan segera dicabut. Penggantinya adalah Pembatasan Sosial Berskala Mikro atau PSBM.” Aki menjelaskan.

“Yaah …! Kembali seperti dulu lagi dong, Ki,” Ambu tampak kecewa. “Kalau mau ke mana-mana, selalu saja ada perasaan was-was. Padahal, Ambu sudah tidak sabar ingin segera bertemu si kembar,” lanjutnya.

“Besar kemungkinan seperti itu Ambu,” diselang menyeruput kopi jahenya yang mulai dingin. “Memang tidak mudah menyadarkan masyarakat kita akan bahaya covid-19. Masyarakat kita masih beranggapan bahwa wilayah kita aman dari virus itu. Makanya jadi lengah. Akibatnya ya, seperti itu. Untung segera terdeteksi. Jadi bisa segera ditangani. Tapi, untuk yang lain yang belum mendapat giliran dites swab, jadi ketar-ketir juga. Khawatir kalau ternyata mereka pun terpapar covid-19 itu,” Aki kembali menjelaskan panjang lebar.

“Iya juga sih, Ki. Sejak diberlakukan AKB, Ambu dengar banyak tempat wisata yang dibuka kembali. Apalagi bertepatan dengan libur sekolah.  Bukan hanya tempat wisata yang diburu pengunjung. Pusat-pusat perbelanjaan pun, katanya sih demikian juga. Mungkin saja mereka itu terpapar saat berada di tempat-tempat itu,” timpal Ambu.

“Setelah dua bulanan menahan diri dari kegiatan berbelanja dan berwisata, tentu mereka manfaatkan kesempatan itu. Sayangnya, banyak di antara mereka yang tidak mengindahkan imbauan untuk tetap mengenakan masker dan menjaga jarak. Akibatnya ya seperti itu,” Aki menarik nafas panjang, lalu menghembuskannya perlahan. “Syukurlah, Kecamatan kita tidak termasuk yang disebutkan dalam data itu, Ambu,” lanjutnya.

“Iya, Ki. Alhamdulillah. Semoga tetap bersih ya, Ki,” timpal Ambu lagi.

“Amin. Tapi kita harus semakin waspada. Karena ternyata, penyebarannya semakin luas,” kata Aki.

“Iya, Ki. Kemarin juga Ambu lihat di televisi, berita mengenai meninggalnya seorang perawat senior. Mungkin akibat kelelahan karena mengurusi pasien covid juga. Saat kondisi tubuh seperti itu, mudah sekali terpapar covid-19,” Kini, giliran Ambu yang menjelaskan.

“Mungkin juga, Ambu. Semoga saja meninggalnya syahid,” sahut Aki.

“Amin,” Ambu mengaminkan.

“Selain mengikuti protokol kesehatan, kita juga harus banyak-banyak berdoa agar senantiasa dilindungi dari segala musibah, khususnya covid-19 ini,” Aki mengingatkan.

“Iya, Aki,” sahut Ambu.

Matahari mulai tenggelam di balik Ciremai. Kedua suami istri itupun bangkituntuk segera mengambil air wudu.***

#WCR_bebastetap_cerbungsinur

rumahmediagrup/sinur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.