D. A. M. A. I

D. A. M. A. I

Endah Sulistiowati

Aku meringkuk pilu dalam diam
Netraku telah lelah mengurai duka berselimut nestapa
Di sana, selongsong jasad tak bernyawa
Diam, menanti kesempurnaan syariah-Nya

Ditolak di sana
Ditolak di sini

Andai aku dan dia bisa menembus bumi
Melebur ke haribaan Illahi

Sayangnya, aku dan dia bukan wali
Kami hanyalah manusia yang butuh kasih
Yang sedang mengetuk hati yang ringkih

Pandemi telah mematikan asa
Menutup pinju jiwa yang bersahaja
Mengunci empati di labirin tak bertepi
Menggugah rasa tak berdosa bersikap jumawa

Kembali kuterpekur dalam derunya suara manusia
Melontarkan kata penuh hasrat untuk menghujat

Jiwaku seperti terbang
Ingin ku dekap tapi tak punya kuasa
Si dia melambaikan tangan
Senyum sumringahnya seakan menunjukkan kebahagiaan
Ku elus janin dalam kandungan
Ku bisikkan “kita akan selalu bersama ayah, nak”
Dan…kusambut uluran tangannya

RumahMediaGrup/EndahSulis1234

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.