Pusaran Duka

::Pusaran Duka::

Sayangnya mendung masih enggan pergi

Sembab mata karena hati tergugu
Rantai kenangan menari di hadapan
Seolah mengejek jiwa

Dan aku makin tenggelam dalam pusaran duka

Ah Tuhan
Bukankah begitu mudah bagi-Mu menghapus lara?

Kenapa Kau biarkan aku terlena dalam duka?

Di mana Kun yang menjadikan Fayakun?…

Jika semua ini adalah sebuah kebaikan, maka buatlah mudah bagiku

Dan aku akan belajar berdamai dengan takdirMu…

Depok, Juli 2020
*wanna run but can’t run

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.