Tanggung jawab seorang ibu

Tanggung Jawab Seorang Ibu

            Ibu adalah madrosatul ula, sekolah yang pertama bagi anak-anaknya. Terlihat sekilas ibu memiliki tugas yang biasa-biasa saja, semua yang namanya wanita bisa lakukan tugas tersebut. Sejatinya seorang ibu memiliki tugas yang wonder women. Tugas yang sangat berlipat dibandingkan dengan seorang ayah.

            Ibu memiliki kedudukan yang melebihi seorang ayah seperti yang tercantum dalam surah Luqman ayat 14, bahwa ibu mengalami tiga fase kepayahan, mulai  dari fase kehamilan, kemudian melahirkan, lalu menyusui. Karena itulah ibu mendapatkan hak kebaikan tiga kali lebih besar disbanding ayah. Seperti jawaban Rasulullah SAW, ketika seorang sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, kepada siapakah seharusnya aku berbakti pertama kali?” Nabi menjawab

“Ibumu!”

“Lalu siapa ya Rasul?

“Ibumu!”

“Lalu siapa Ya Nabi?”

“Ibumu!”

“Kemudian?”

“Baru ayahmu!”  (HR.Bukhari dan Muslim).

            Begitu diangkatnya seorang ibu dalam kedudukan yang tinggi tiga kali daripada ayah. Ibu memiliki kekuatan wonder woman juga (istilah saya sendiri menyebutnya), karena saya melihat ibu saya sendiri, begitu memiliki kekuatan, selain mengurusi anak-anak, dan melakukan tugas pekerjaan rumah,  ibu juga membantu ayah mencari rezeki. Sedangkan tugas ayah hanya mencari nafkah setelah itu pulang istirahat di rumah, dengan semua kebutuhan dilayani oleh isteri yang berperan di sini sebagai ibu saya.

            Ibu, ya…ibu sekarang saya merasakan menjadi seorang ibu, begitu rumit, begitu menyita waktu, terkadang ada perasaan iri terhadap suami sebagai ayah anak-anak. Saya harus mempersiapkan keperluannya dari mulai pagi hari akan berangkat kerja, menyedikan sarapan keluarga, mencuci, menyeterika, mengantar dan menjemput anak sekolah, lalu saya juga bekerja membantu penghasilan suami, karena kebutuhan yang harus terpenuhi. Begitu saya pulang harus bebenah rumah, merapikan rumah dan menyiapkan makan malam. Ketika suami pulang harus menyediakan minum, air hangat untuk mandi, dan seterusnya. Suami seorang ayah setelah bekerja istirahat, menonton televise, membaca buku, dan seterusnya.

            Rutinitas itu kami lakukan setiap hari, terlihat sederhana, tetapi rumit dilakukan. Betapa mulianya seorang ibu. Mohon maaf saya terlalu menggebu menulis cerita ini, karena ini semata-mata adalah memang tugas seorang isteri dan seorang ibu. Fitrah yang sudah ada dalam yaumil mahfus.

            Sungguh berbakti kepada kepada ibu merupakan ibadah yang sangat agung, perbuatan sebaik apapun seakan belum bisa membalas semua pengorbanannya. Seperti dalam hadits di kisahkan, Ibnu Umar pernah melihat seorang lelaki yang menggendong ibunya di pundaknya selama menjalani seluruh proses ibadah haji. Lelaki itu bertanya kepada Ibnu Umar, apakah perbuatannya itu sudah bisa membalas kebaikan dari seorang ibu?. Ternyata Ibnu Umar menjawab bahwa perbuatan lelaki itu bahkan belum bisa membalas satu kali tarikan nafas sang ibu saat melahirkan (HR.Abu Burdah).

            Menghormati dan berbuat baik kepada seorang ibu adalah memuliakan, memohon ridanya dan melakukan berbagai kebaikan demi kebahagiaan seorang ibu.

Dan kami perintahkan manusia berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan payah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Ku lah tempat kembalimu (QS. Lukman :14)

            Tidak ada lagi alasan untuk bisa membantah ibumu yang sudah banyak mengasihimu, berikan semua yang terbaik untuk ibumu, kelak engkau akan mendapatkan hidup yang bahagia.

Rumahmediagrup/Maepurpple

3 comments

  1. Dhika revaldi
    17 juli 2020 pukul 17:14
    Aku akan Membahagiakan ibu ku dan aku tidak akan melawan pada ibuku aku ingin ibuku bahagia

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.