ikhlaskan, lepaskan

Ikhlas erat kaitannya dengan melepaskan sesuatu yang kita sayangi. Tak mudah jika menyangkut sesuatu yang kita miliki, pastilah yang kita miliki sudah barang tentu adalah sesuatu yang kita sayangi. Perasaan dan hati akan terasa menyesakkan jika kehilangan sesuatu yang kita miliki. Hanya waktulah yang akan dapat memulihkan.

Saat sesuatu yang kita miliki dan sayangi hilang dan pergi meninggalkan kita, tak ada gunanya menyalahkan keadaan, menyalahkan diri sendiri bahkan menyalahkan orang lain. Berhenti mengeluh dan mencari-cari kesalahan. Manusiawi jika saat kehilangan kita sedih dan terpuruk. Namun yakinlah hal itu hanya akan membuang-buang waktu dan tak ada gunanya.

Jangan terlalu lama bersedih, bangkitlah. Memang tak mudah, perlu waktu dan hanya kitalah yang tahu, kapan kita benar-benar mengikhlaskannya. Introspeksi dirilah, namun bukan menyalahkan diri sendiri. Introspeksi diri lebih pada mencari dan menganalisa atas setiap kekurangan maupun kesalahan dari segala sesuatu yang telah menimpa sehingga kita akan bijak saat menghadapi masalah.

Hidup terus berlanjut, tak ada gunanya meratapi sesuatu yang telah pergi. Ikhlaskan, lepaskan apa yang telah menimpa kita. Cukup beri tempat di hati agar dapat tersimpan dalam memori jangka panjang kita. Kelak saat menoleh ke belakang, akan kita sadari betapa hebatnya kita.

Sumber Gambar : Karya Raven

rumahmediagrup/She’scafajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.