Hilangnya Penumpang Pertama

Hilangnya Penumpang Pertama

Dini hari, aku akan ke Bandung. Biasanya naik travel pukul 2 pagi agar sampai di Bandung tepat waktu salat Subuh. Namun kali ini, hanya ada travel pukul 12 malam.

Seseorang meneleponku sekitar pukul 11 malam. Ternyata supir penjemput memintaku menyiapkan diri. “Halo, siapa, ya?” tanyaku.

“Ini Travel HanHan, apakah Bapak yang akan berangkat ke Bandung?” tanyanya.

“Oh, iya benar,” jawabku semangat. Sebenarnya aku sangat kantuk sekali karena seharian tidak istirahat tidur siang.

“Mohon agar bersiap diri, Pak. Sebentar lagi kami akan jemput,” lanjutnya.

“Baik, saya tunggu,” jawabku.

Tak lama menunggu, Travel HanHan tiba. Kulihat mobilnya besar dan bagus. Lampu tengah dinyalahkan. Dari luar mobil, kulihat seorang penumpang sudah lebih dulu menduduki kursi tengah. Ia seoramg ibu setengah baya berpakaian krem. Wajahnya tak terlihat jelas karena aku melihat dari kaca jendela mobil tersebut sepintas lalu.

Sopir turun dan menyilakan aku masuk. “Silakan, Pak,” katanya.

“Iya, terima kasih,” jawabku.

Aku masuk melalui pintu tengah. Padahal di depan juga kosong tetapi aku merasa tidak nyaman jika di depan. Semua sopir travel ini mengemudikan mobilnya dengan ngebut sehingga membuat jantung copot.

Setelah aku berada di dalam mobil travel itu, ups … ternyata tidak ada penumpang yang kulihat tadi dari luar.

Sumber foto: https://images.app.goo.gl/zi6chda8KAnEnZuCA

Rumahmediagrup/saifulamri

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.