Menyiapkan Bekal, Menyambut Ajal

Endah Sulistiowati:
Menyiapkan Bekal, Menyambut Ajal

Endah Sulistiowati
Dir. Muslimah Voice

Allah Ta’alaa berfirman dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 78:

أَيْنَمَا تَكُونُوا۟ يُدْرِككُّمُ ٱلْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِى بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ وَإِن تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا۟ هَٰذِهِۦ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا۟ هَٰذِهِۦ مِنْ عِندِكَ ۚ قُلْ كُلٌّ مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ فَمَالِ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا

Artinya:
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun? (Terjemah QS An-Nisa 78).

Maha Suci Allah dengan segala firmannya. Allah saat ini tengah menguji umat manusia dengan wabah Corona. Begitu mudah Allah membolak-balikkan kehidupan. Tinggal “kun fayakun” semua yang tidak menjadi mungkin bisa saja terjadi.

Ribuan nyawa telah melayang karena Corona. Bahkan banyak pula orang-orang yang meninggal dengan cara yang tidak pernah kita duga. Seharusnya hal ini bisa menjadi bahan renungan kita, karena kita tidak pernah tahu kapan Allah memanggil kita, dengan cara yang bagaimana, serta kondisi yang seperti apa.

Sebagaimana dalam firman Allah diatas, kalau sudah pada waktunya nyawa ini diambil, maka kita tidak bisa berbuat apa-apa. Untuk itulah kita perlu persiapan untuk menyambut kedatangannya, agar kita tidak menyesal nantinya.

/Orang yang Cerdas adalah yang Terbaik Menyiapkan Kematian/

Merujuk dari KBBI salah satu arti kata cerdas adalah tajam fikiran. Orang cerdas tidak terpaku pada teori namun lebih terhadap pemahaman konsep. Bagi orang cerdas, senjata utamanya adalah logika, dan pengetahuan yang ia dapat dari teori hanyalah sebagai pendukung.

Sehingga ketika seseorang dianggap cerdas, maka dia akan sadar bahwa hidup di dunia ini sementara. Bahkan sadar, sesadar-sadarnya bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah.

Allah berfirman dalam surat Adz-Dzariyat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Terjemah QS. Adz-Dzariyat 56)

Sehingga tidak berlebihan, jika penulis mengatakan bahwa orang yang cerdas adalah yang paling baik menyiapkan kematiannya. Kenapa? Karena ketika nyawa ini harus lepas dari raganya, tidak ada yang harus disesalkan lagi. Dia akan ikhlas karena Allah telah mengambil hak-Nya.

Orang-orang yang berhasil menyiapkan kematian, berarti pula dia telah menyiapkan bekal hidup di alam setelah kematian. Karena mereka paham benar bahwa setelah kematian tidak ada yang bisa dilakukan kecuali berharap pada amal dalam masa-masa kehidupan.

Dalam sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Abi Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda :

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya:

“Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga hal: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya”.

Sedangkan dalam riwayat Ibnu Majah Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُ مَا يُخَلِّفُ الرَّجُلُ مِنْ بَعْدِهِ ثَلاَثٌ : وَلَدٌ صَالِحٌ يَدْعُو لَهُ وَصَدَقَةٌ تَجْرِي يَبْلُغُهُ أَجْرُهَا وَعِلْمٌ يُعْمَلُ بِهِ مِنْ بَعْدِهِ

yang artinya:

“Yang terbaik dari apa yang ditinggalkan oleh seseorang manusia setelah kematiannya adalah tiga hal: anak shalih yang mendo’akannya, shadaqah mengalir yang pahalanya sampai kepadanya, dan ilmu yang diamalkan orang setelah (kematian) nya”.  

Allahu Robbi, hari esok pasti akan datang, tapi apakah kami masih bisa melihat hari esok? Semua atas kuasaMu ya Rob. Hidup dan mati kami ada ditanganMu. Semoga kami menjadi bagian dari orang-orang yang paling baik menyiapkan kematian. Aamiin. Wallahu’alam bisshowab. []

endahsulis1234/rumahmediagrup

enliseksus0@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.