Time is Sword

Time is Sword

“Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia melalaikan keduanya: nikmat kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

Apa yang akan dilakukan di waktu senggang? Itulah pertanyaan yang kerap terlontar di benak saat diri dihadapkan pada kondisi sedang tidak ada yang dikerjakan, sebut saja waktu kosong atau waktu luang. Tak jarang kebingungan menghinggapi diri, menentukan aktivitas  apa yang dilakukan dalam mengisi waktu luang. Di sinilah kita perlu berhati-hati, jangan sampai waktu luang berlalu begitu saja tanpa ada yang dikerjakan atau terisi dengan hal-hal yang membawa pada kerugian.

Tak sedikit orang yang melewati waktu luangnya dengan akitvitas tanpa guna. Waktu teramat sayang bila barang sedetik saja tersia-sia. Kelak, kita akan mempertanggunhjawabkan atas setiap detik waktu yang terlewatkan.

 “Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam di hari kiamat di sisi Rabbnya, hingga dia ditanya tentang lima perkara (yaitu): Tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan dalam hal apa (hartanya tersebut ia belanjakan, serta apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu yang dimilikinya.” (HR. at-Tirmidzi no. 2416 dan ath-Thabrani no. 9772. Hadits Hasan).

Abdullah bin Mas’ud berkata, “ Tidaklah aku menyesalkan sesuatu yang lebih besar dari pada penyesalanku di hari di mana matahari tenggelam, usiaku berkurang, namun pada hari itu amalku tidak bertambah.”

Dr. Yusuf Al-Qardhawi dalam Al-Waqtu fi Hayatil Muslim mengingatkan,Orang yang melewati satu hari dalam hidupnya tanpa ada satu hak yang ia tunaikan atau suatu fardhu yang ia lakukan atau kemuliaan yang ia wariskan atau pujian yang ia hasilkan atau kebaikan yang ia tanamkan atau ilmu yang ia dapatkan, maka sungguh-sungguh ia telah durhaka kepada harinya dan menganiaya diri.”

Allah menekankan bahwa keberuntungan hanya dapat diraih oleh orang-orang yang terjaga waktunya dari melakukan hal-hal yang dapat melalaikan dari kehidupan akhirat.

 “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr [103]: 1-3).

Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung dalam memanfaatkan setiap detik waktu yang terlewati. Aamiin.

(rumahmediagrup/wahyudinaufath)

Gambar: pixabay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.