Kok Gak Tiktokan?

Kok Gak Tiktokan?

Oleh: Eti Nurhayati

Abah: “Tiktokan?”
Emak: “Gak ah,  gak mau”

Abah: ” Ayo Tiktokan!”
Emak: “Gak ah,  gak suka”

Abah: “Tapi… Mereka tiktokan”
Emak: “Biarkan aja, toh mereka suka.
            Asal jangan ganggu yang lain.
            Mungkin bagi mereka berguna”.

Abah: “Buat apa tiktokan?”
Emak: “Katanya buat hiburan”

Aduh Si Abah ngebet banget pengen tiktokan,  tapi Emak gak tertarik sama sekali. Rupanya Si Abah sudah mulai terpengaruh lingkungan penyuka aplikasi tiktok, sedangkan Si Emak sebaliknya.

Mungkin obrolan seperti itu pernah kamu dengar atau mungkin itu obrolanmu dengan seorang kawan.
Tak bisa disangkal lagi, teknologi digital kini  makin diminati masyarakat, ditandai dengan menjamurnya berbagai aplikasi dengan beragam kegunaannya dan kepemilikan gadget yang konon menurut kabar angin jumlahnya dua kali lipat jumlah penduduk dunia.  Benarkah?

Tua, muda bahkan anak-anak banyak yang sudah kenal dengan berbagai aplikasi di gadget. Gak masalah sih sepanjang penggunaannya mengarah ke hal yang positif , tapi…apakah benar lebih banyak manfaatnya daripada mudaratnya? So, ditimbang-timbanglah dulu sebelum menyesal, ok?

Sebut saja berbagai aplikasi di gadgetmu,wah…pasti  banyak, kan?
Mulai dari game, tiktok, youtube, WA,  facebook, instagram, telegram, zoom hingga google classroom. Yang semuanya itu kamu gunakan untuk berbagai keperluan.

Aplikasi-aplikasi tersebut berisi konten-konten. Ada yang positif dan negatif. Tergantung bagaimana kita menggunakannya. Kalau kita tidak pandai-pandai membawa diri dalam penggunaannya, pasti akan merugikan diri kita juga.

Sebaiknya kita lebih selektif dalam bermedsos ria dan menggunakan berbagai aplikasi itu. Jangan takut disebut ketinggalan zaman. Kalau dianggap bermanfaat, tentu saja kita boleh menggunakannya.

Sekarang ini medsos, seperti WA, facebook dan instagram pun banyak dimanfaatkan orang untuk berbisnis. Aneka jenis barang ditawarkan, mulai dari makanan, pakaian, acecesories, hingga pernak-pernik keperluan rumah tangga. Bukankah itu penggunaan medsos/aplikasi medsos ke arah yang positif?

O, ya… Memberikan gadget kepada anak-anak akan berakibat fatal apabila tidak diawasi dengan baik. Jadi hati-hatilah! Hal tersebut bertujuan agar kita selamat dari hal-hal yang tidak kita harapkan.

Pokoknya, siapapun penggunanya, apapun aplikasinya hendaknya selalu dipertimbangkan untuk penggunaannya. Ingat kata pepatah”preventing is better than curing” , yang artinya bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Nah… dalam hal ini ada juga benarnya, kan?

Semoga Bermanfaat.

Keterangan: Ilustrasi dari internet.





Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.