Idul Adha

Idul Adha

Oleh: Eti Nurhayati

Dua minggu yang lalu, kita merayakan salah satu hari besar islam,  yakni Hari Raya Idul Adha.

Takbir dikumandangkan oleh segenap muslim di berbagai penjuru dunia. Tentu saja semuanya berbahagia di tanggal 10 Dzulhizzah 1441 H ini dapat merayakan hari besar itu.


Pagi yang sejuk, usai shalat subuh kami bersiap-siap dan bergegas pergi ke mesjid dan madrasah untuk melaksanakan sholat Ied berjamaah. Setelah itu menyembelih hewan qurban.

Ada pesan moral yang selalu nampak pada hari istimewa ini. Sebuah pengabdian kepada Sang Pencipta yang diwujudkan dengan cara berqurban, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dengan putranya yang shaleh,  Ismail AS.

Ya… hakikat idul adha bukan semata-mata menyembelih hewan qurban,  namun keikhlasan dan ketulusan yang nyata.

Dikisahkan, di usianya yang sudah senja,  Nabi Ibrahim dikaruniai seorang anak laki-laki dari istrinya yang bernama Siti Hajar. Tentu saja beliau sangat mencintai anak semata wayangnya itu. Anak itu telah lama didambakannya.

Namun, Alloh SWT memerintahkan agar Ismail disembelih. Kedua insan pilihan itu benar-benar menunjukkan ketaatannya kepada Sang Khalik. Mereka menuju ke suatu tempat untuk melaksanakan perintah Rabbnya.

Atas kehendak-Nya, Allah SWT menggantikan Ismail yang saat itu disembelih dengan seekor hewan sembelihan yang besar.

Kisah ini memberikan gambaran kepada kita bahwa Alloh SWT menguji ketaatan dan keikhlasan hambanya.

Melalui ibadah qurban,seorang muslim menunjukkan ketaatan kepada Rabbnya.

Anjuran untuk melaksanakan qurban ada pada surat Al Kautsar ayat 2:
” Maka dirikanlah shalat karena tuhanmu dan berkurbanlah”.

Silakan dibaca pula keterangan/ penjelasan mengenai ibadah qurban ini pada surat Al Hajj: 34:


“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak.Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa,  karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).

Wallohu’alam bisshawab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.