Lakukan yang Lebih Bermanfaat

“Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak penting baginya.” (Hadis Hasan riwayat Tirmidzi dan yang lain), Hadis Arbain ke-12.

Membahas Tik Tok itu, membuat aku sedikit menghela napas panjang. Hingga mengelus dada sambil beristigfar. Tik Tok, apa itu Tik Tok? aplikasi yang sedang digandrungi oleh kaum remaja hingga manula.

Awal-awal mengenal aplikasi Tik Tok ini dari teman kerja. Beliau masih muda, dan bisa dikatakan anak milenial. Wajar kalau ia menyukai bahkan membuat beberapa video dalam aplikasi itu.

Setelah tahu aplikasi tersebut dari rekan kerja, sempat aku mengunduh aplikasi Tik Tok. Namun bingung cara menggunakanya. Belum juga sempat kubuat video. Aku mendengar rumor bahwa Tik Tok merupakan aplikasi bodoh.

Penasaran dengan rumor tersebut, aku coba melihat di playstore dengan mengetik aplikasi bodoh, seketika muncul aplikasi bernama Tik Tok. Silakan boleh dicoba.

Tanpa basa basi aku hapus aplikasi itu, aku khawatir anak-anak mengikutinya.
Sebenarnya aplikasi apapun dapat menjadi tidak bermanfaat apabila digunakan dengan cara yang tidak pada tempatnya.

***

Dua bulan yang lalu, di daerah Cibitung tepatnya di sebuah perumahan sempat terjadi kecelakaan. seorang siswi SMP yang sedang bermain Tik Tok di rumah, tepatnya di lantai dua mengalami kecelakaan tersengat listrik ketika bermain Tik Tok.

Kejadian itu, saat rumah dalam keadaan kosong, orang tua siswi sedang keluar rumah. Siswi dan temannya sedang bermain di lantai dua, secara kebetulan ketika bermain Tik Tok ponsel yang sedang dipegang terjatuh, saat akan diambil ponsel tersebut, tidak disengaja tangan siswi mengenai kabel yang terkelupas.

Akhirnya peristiwa tersebut menelan korban jiwa. Sempat menggegerkan dan menjadi buah bibir, di daerahku. Sebenarnya bukan aplikasi yang salah, tetapi ketika siswi tersebut sedang bermain ia kurang hati-hati.

Satu lagi, aku mengalami kejadian yang memprihatinkan. Aku menemukan siswi yang sedang bermain Tik Tok ketika melaksanakan upacara bendera secara virtual. Padahal upacara itu merupakan aktivitas yang resmi dan seharusnya khidmat. Namun siswi ini melakukan gerakan Tik Tok dalam upacara tersebut.

Miris sekali dan sedih, begitu kuatnya daya tarik Tik Tok sehingga yang memainkan tanpa tahu waktu dan tempat. Mereka melakukan tanpa melihat dan menerapkan aturan dan adab ketika bermain aplikasi itu.

Tidak sedikit pula pengguna aplikasi Tik Tok, mengisi video Tik Tok dengan berduet nyanyi dan menari bahkan mengaji. Untuk hal positif maka aplikasi ini bermanfaat, mampu meningkatkan kreativitas anak-anak.

Tetap saja dalam penggunaannya memerlukan pengawasan orang tua atau orang dewasa. Orang tua dan orang dewasa mesti mendampingi setiap yang dilakukan oleh anak-anak dan siswa.

Kembali lagi dengan hadis di atas bahwa kita lebih baik meninggalkan perkara yang tidak penting, dan tidak bermanfaat.

Wallahu A’lam Bishowab

rumahmediagrup/suratmisupriyadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.