Rumah Yang Disenangi Setan

Rumah Yang Disenangi Setan

Setiap muslim pasti tidak ingin rumahnya disukai setan dan membuat jin betah berdiam di dalamnya. Iya, kan? Ngeri ya, hidup bersama setan, hee…!        

Untuk itu, sebagai seorang muslim wajib tahu nih, hal apa saja yang bisa mendatangkan dan membuat setan doyan bertandang ke rumah. Nah, salah satunya adalah hal berikut. Apakah rumah Anda salah satunya? Semoga saja tidak.   

Di antara yang nyata-nyata dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya ialah memajang patung dan lukisan makhluk bernyawa di dalam rumah.

 “Para malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat patung-patung atau gambar-gambar.” (HR. Muslim no. 5545).

 “Sesungguhnya mausia yang pealing  berat siksaannya pada hari kiamat adalah mereka yang menyerupakan makhluk Allah.” (HR. Bukhari no. 5954 dan Muslim no. 5525 dan ini adalah lafadznya).

Para imam yang empat merinci kriteria patung dan lukisan yang diharamkan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Patung-patung yang ada bentuk fisiknya dan merupakan penyerupaan terhadap makhluk bernyawa, baik patung manusia atau patung binatang.
  2. Lukisan makhluk bernyawa yang sempurna bentuknya dan dibuat oleh tangan (bukan foto), ketidaksempurnaanya hanyalah karena tidak memiliki ruh.
  3. Lukisan yang mengandung unsur pengagungan manusia terhadapnya, biasanya digantungkan di dinding-dinding rumah dan dapat dilihat oleh siapa saja yang masuk ke dalam rumah tersebut.

Di samping memaparkan kriteria sebab pengharamannya seperti di atas, Syaikh As-Shabuni lebih lanjut mengulas kriteria lukisan dan patung yang diperbolehkan menempatkannya di dalam rumah, yaitu sebagai berikut:

  1. Setiap lukisan atau patung yang bukan merupakan penyerupaan terhadap makhluk hidup, contohnya melukis sungai, pepohonan, gunung, hutan, dan benda-benda mati lainnya.
  2. Setiap lukisan makhluk hidup yang bentuknya tidak utuh, misalnya berupa tangan saja, mata saja, atau telapak kaki saja.
  3.  Dikecualikan, jika lukisan atau patung (boneka) itu sebagai alat permainan anak-anak perempuan, maka tidak dilarang. 

Semoga kita terhindar dari perbuatan yang dimurkai oleh Allah. Aamiin.

(rumahmediagrup/wahyudinaufath)

Gambar: pixabay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.