Atas Nama “Obral”

Atas Nama “Obral”

Hai…guys pernah ga sih beli barang atau makanan atau apa saja yang ada merk atau judulnya “OBRAL”?

Kita sering melihat kata “obral” sebagai daya tarik pembeli, disetiap tempat-tempat jual beli, pasar, mall, bahkan penjual di pinggir jalan.

Ada satu cerita yang pernah saya alami, saya dan keluarga sangat suka mengkonsumsi buah, semua jenis buah semua suka, ketika musim buah anggur, banyak penjual anggur di mana-mana sampai di pinggir jalanpun banyak yang pasang “Obral anggur Rp.10.000,-

Saya tertarik, dan mengerem motor yang saya kendarai, dengan rasa percaya diri saya langsung petik-petik buah anggur yang serasa manis itu. Kemudian sang penjual menimbang, “Berapa bang?”

“Satu kilo 40.000”

“Loh kalau 10.000 seapa bang?”

“Itu seperempat bu”

“Oh…” Saya melirik pada tulisan tersebut betul 10.000/1/4 dengan tulisan 10.000 diperjelas tapi 1/4 dibuat samar dan kecil. He..he..saya yang salah lihat, penjual itu yang betul, lain kali saya harus lihat dan baca pada tulisan yang kecil dan buram, supaya tidak salah lagi. Terkadang ada harga Rp.10.000/kg, tapi yang dijual buah yang sudah bercampur busuk.

Saya teringat salah satu buku (saya lupa pengarangnya) karena saya pernah membaca ketika tahun 2006 yang lalu. Judulnya “Tips berbelanja”. Setiap orang mungkin saja setiap membeli barang ingin yang murah dan berkwalitas paling bagus. Namun tidak menutup kemungkinan juga ada orang yang suka membeli barang mahal sedikit tidak apa yang penting kwalitas labih bagus. Ada tipe orang yang suka belanja barang murah kwalitas bagaimana nanti saja. Nah mungkin tipe yang terakhir tadi perlu dipertimbangkan, karena bisa sering terjebak oleh barang yang dibeli tidak memiliki kwalitas yang baik. Dikatakan beberapa ciri barang yang diobral :

1. Barang sisa, barang yang tersisa dari sekian barang yang tersedia dan sudah terjual, biasanya pembeli sudah bukan pilihannya lagi, sehingga barang sisa tersebut kurang peminat sehingga dijual murah.

2. Barang pilihan, barang yang di beli dari grosir atau jumlah banyak, biasanya bercampur antara besar, kecil, manis, asam, bagus dan rusak atau riject. Nah barang tersebut dipilih dan dipisahkan, antara yang besar dengan kecil, bagus dan riject.

Nah jadi jangan tergoda oleh tulisan “Obral” Pilih barang yang berkwalitas. Bukan yang obral.

Sumber gambar : google

Rumahmediagrup/Maepurpple

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.