Indahnya wanita shalihah

Oleh : Allys Setia Mulyati

Ya Allah, gusti! Pekik Andari terlihat agak sempoyongan, menyusuri lorong kosong di perkebunan bunga milik Pak Kuncoro.

Semua gara-gara nyonya rumah, yang tidak mengijinkan Andari untuk pulang lebih awal, dari tempat praktek dokter Yanuar.

Rumah yang berdempetan dengan tempat praktek dokter, memang mengharuskan para perawat yang bekerja, selalu menyempatkan untuk berbicara dengan ibu dari sang dokter bedah.

Ya, dokter Yanuar. Memang belum lama menjalankan tugas praktek dokter di Rumah Sakit Sejahtera Medika. Hampir semua menaruh rasa patuh, meski selevel dokter bedah, di hormat dan di segani tentu.

Asal mula kenapa dokter Yanuar di arahkan juga untuk bekerja sampingan, sebagai dosen di Perguruan tinggi. Karena sikapnya yang sungguh familiar, hampir selalu senyum terhadap siapapun.

Dengan janggut tipis di dagunya. Menandakan kalau beliau, amat sangat mengerjakan segala sesuatu denganniat ibadah, yang sifatnya memberi keteduhan hati.

Bertepatan dengan hari Jum’at, semua karyawan laki-laki yang masih di kantor, disarankan untuk segera jum’atan di Masjid pinggir kantor. Dan ternyata hari ini, jadwal beliau menyampaikan khutbah.

Kok bisa ya, dokter merangkap penceramah? Dosen pula.Tentu saja bisa, selama Allah SWT memberi takdir kebaikan dalam kehidupan seseorang, tidak melihat masa lalu yang mungkin saja kelam.

Sore ini, matahari mulai meredup. Menandakan waktu malam menjelang tiba. Seperti biasa, dokter Yanuar pun telah siap menyampaikan tausiyah di Masjid komplek, tempat ia menghabiskan masa tenggang dengan keluarga.

Kali ini, beliau menyampaikan dan membahas tentang indahnya akhlak dan kecantikan wanita shalihah.

Wanita yang memiliki kecantikan hati dan batin, itulah shalihah. Terlepas dari elok tidaknya rupa dan fisik seorang wanita.

Jangan dulu gagal fokus, karena keshalihahan seorang wanita di dunia, akan digantikan dengan kecantikan elok rupa dan fisik di surga-Nya kelak. Membuktikan, kalau surga hanya akan dihuni oleh wanita cantik.

Beliau juga menyampaikan dengan lugas dan lantang, kalau sebagai seorang muslimah, sudah seharusnya menempa diri atau melatihnya agar bisa saling memberikan manfaat dalam kebaikan.

Bukan hanya karena ingin dipuji atau bahkan menyombongkan diri, na’udzubillah. Dan perlu diketahui pula, kecantikan seorang wanita muslimah yang shalihah bisa memberikan banyak pancaran agar selalu dekat dengan Allah SWT.

Berbahagialah kalian dilahirkan sebagai seorang wanita yang baik. Ditekankan pula dalam Al Qur’an, bahwa jadikanlah kecantikan hati wanita itu, sebagai karcis gratis untuk menggapai surga-Nya.

Sebelum menutup siraman kalbu di malam menjelang waktu isya itu, Pak dokter yang Ustadz pun berpesan sesuai salah satu ayat penting surat dalam Al Qur’an :

“Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan sebagian pandangannya, dan memelihara kemaluannya. Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya” (Surah. An-Nur : 32)

Siraman rohani malam itu pun diakhiri dengan berbagai pertanyaan dari anggota majelis. Serta beliau berhasil memberikan pemaparan jawaban yang sungguh sangat memuaskan.

Setelah acara selesai, beliau pun kembali ke rutinitasnya sebagai dokter bedah ahli, dan tidak pernah sedikitpun berhenti dari mengatasi pasien yang ribuan datang untuk meminta pertolongan, agar segera diberikan kesembuhan.

Disela-sela kesibukannya, beliau pun tidak pernah sekalipun menyia-nyiakan untuk kebahagiaan istrinya. Hubungan cinta yang selalu harmonis, dilandaskan kasih sayang dan kebersamaan dengan wanita shalihah yang terus akan dijalani sampai akhir kata tak kan lagi mampu terucap.

Andari tak menyadari, ternyata kebaikan seorang dokter yang sekaligus penceramah itu, akan memberikan jalan hidup terang baginya.

Terutama untuk tetap semangat, terus mengejar pahala keshalihahan seorang wanita akhir jaman, dimana kan terus semerbak menaburkan wangi.

Bak tulip yang terhampar di taman, di rindukan langit yang siap menjadi pelindungnya dengan penuh rasa Cinta 🥰.