5 Tips Menjadi Pribadi yang Rendah Hati

5 Tips Menjadi Pribadi yang Rendah Hati

Ketika kita bertemu dengan seorang tokoh terkenal namun berperilaku rendah hati, apa yang pertama kali melintas di dalam pikiran? Pasti rasa kagum, bukan? Orang terkenal tapi rendah hati memang banyak disukai dan diidolakan banyak orang, sebab perilakunya yang menyenangkan dan dianggap low profile.

Inginkah kita menjadi orang yang down to earth? Mungkin ketika belum menjadi siapa-siapa, kita akan mudah menjadi pribadi yang rendah hati. Belum tentu setelah kita memperoleh ketenaran.

Nah, bagaimana caranya menjadi seorang yang rendah hati supaya kita tidak terkena penyakit sombong, baik ketika belum menjadi siapa-siapa dan ketika sudah menjadi “seseorang”?

  1. Banyak bersyukur.

Diberi rezeki sedikit atau banyak, kesusahan, maupun kesenangan tetap kita harus bersyukur dan mawas diri. Bila kita pandai bersyukur dalam berbagai keadaan, maka akan terhindar dari sifat sombong apalagi takabur.

  • Jangan pelit untuk berbagi.

Berbagi itu sedekah, dan berpahala. Berbagi apa saja, tidak harus berupa materi. Berbagi ilmu, nasihat dan sebagainya. Berbagilah selama hal yang dibagi adalah hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain.

  • Jangan mudah lupa diri oleh pujian.

Baru berhasil di satu tahapan karir lalu datang pujian, itu pasti akan teralami oleh semua orang. Boleh saja merasa bangga dan bahagia karena berhasil mencapai sebuah prestasi, namun tetaplah bersikap normal. Artinya tidak terlalu berlebihan dalam menanggapi sebuah pujian atau menerima sebuah prestasi.

  • Terus memperbaiki diri.

Ketika nama seseorang sudah mulai dikenal masyarakat seiring dengan keberhasilan prestasi atau karir, stay humble. Jangan mudah berpuas diri dan teruslah memperbaiki diri.

  • Banyak melihat ke “bawah”.

Ketika kita banyak melihat ke “atas” atau pada orang-orang yang lebih berhasil, maka akan menghilangkan kesadaran diri untuk banyak bersyukur. Biasanya manusia akan terus berambisi untuk mengejar semua ketertinggalan dengan membabi buta. Sebaiknya banyaklah melihat ke “bawah”, pada orang-orang yang kurang beruntung. Hitunglah berapa banyak keberuntungan yang kita dapatkan, sehingga akan timbul rasa syukur dan ingin mengulurkan tangan memberikan bantuan.

  • Ingat bahwa hidup berputar seperti roda.

Dalam hidup ini tidak ada yang abadi. Ada siang, ada malam. Ada senang dan ada susah. Ketika sekarang kita sedang dalam posisi puncak, maka tetaplah peka pada lingkungan sekitar. Tetaplah tampil bersahaja untuk menjaga perasaan orang-orang yang kurang mampu. Siapa tahu suatu saat kita yang berada pada posisi mereka.

Sudah terkenal atau bukan, sejatinya setiap orang sebaiknya selalu bersikap rendah hati. Sebab manusia sama sekali tidak berhak untuk bersikap sombong, karena kesombongan itu hanyalah mutlak milik Sang Pencipta. Tuhan memiliki segalanya, sedangkan manusia? Jadi mari senantiasa bersikap rendah hati, supaya bukan hanya dicintai oleh Yang Maha Kuasa, namun juga oleh orang-orang di sekitar.

Wallahu alam bishowab

***

rumahmediagrup/rheailhamnurjanah

One comment

Comments are closed.