6 Keuntungan Bersekolah Di Full Day School

6 Keuntungan Bersekolah Di Full Day School

Sebenarnya sistem pengajaran full day school bagi beberapa sekolah sudah tidak dianggap aneh, sebab mereka sudah lebih dulu menerapkan sistem tersebut. Beberapa sekolah khusus Islam misalnya yang berupa SDIT dan MIS, ada yang memang sudah menerapkan sistem full day school. Bahkan ada orang tua yang memang sengaja menyekolahkan anak-anaknya di sekolah tersebut, tentu saja dengan beberapa alasan yang menguntungkan bagi mereka, yaitu :

  1. Sesuai dengan jam kerja orang tua.

Jam belajar full day school rata-rata dimulai dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Hal itu memudahkan orangtua dalam mengatur jadwal kegiatan anak-anak mereka, sebab jadwal jam pelajaran sekolah sama dengan jadwal jam kerja. Waktu pulang sekolah anak-anak berbarengan dengan jadwal pulang bekerja orangtuanya.

2. Orangtua bisa antar jemput sebelum dan sesudah jam sekolah.

Orangtua bisa lebih leluasa mengantar jemput anak-anaknya. Tidak terlalu khawatir akan kesiangan saat mengantor selepas mengantar anak-anak sekolah, atau merasa takut terlambat saat menjemput pulang sekolah. Fleksibel.

3. Tidak banyak pekerjaan rumah bagi anak.

Bagi sekolah swasta yang menerapkan sistem full day school, mereka lebih sedikit memberi beban pekerjaan rumah pada anak. Mengapa demikian? Sebab anak memiliki banyak waktu di sekolah untuk mengerjakan tugasnya. Berbeda dengan sekolah biasa yang memiliki jam belajar lebih sedikit sementara kurikulum sangat padat dan banyak membebani anak didiknya dengan setumpuk pekerjaan rumah.

Sumber gambar : koleksi MIS Idris Asadul Usud, Cimahi.

4. Hari libur Sabtu dan Minggu.

Hari libur yang cukup panjang dibandingan sekolah biasa dan bersamaan dengan libur kerja para orangtua yang menjadi pekerja kantoran, membuat orangtua memiliki cukup waktu untuk bercengkerama dengan anak-anak mereka. Libur dua hari saat akhir pekan bisa dioptimalkan menjadi family quality time.

5. Guru lebih mampu memahami dan mengenal murid.

Dengan sistem full day school, guru-guru lebih mudah memahami anak-anak didiknya. Mereka akan lebih menyelami apa saja keurangan dan kelebihan para murid. Dengan begitu para guru juga memiliki banyak kesempatan untuk membantu mengembangkan kemampuan anak didiknya lebih dalam lagi.

6. Cara belajar berbeda suasana dengan cara belajar sekolah biasa.

Banyak orangtua yang mengeluhkan anak-anaknya terlihat jenuh saat di sekolahnya diberlakukan sistem full day school. Ada yang mengeluh waktu bermain anak jadi berkurang, bosan, dan sebagainya. Padahal suasana sekolah yang memang sejak awal menerapkan sistem full day school tidaklah seperti itu. Mereka memiliki cara mengajar yang berbeda dengan cara mengajar biasa karena untuk menghindari kejenuhan yang bisa melanda anak didik mereka. Begitu pula dengan pengalaman yang dialami oleh penulis. Nyatanya anak-anak sangat menikmati keseharian mereka di sekolah. Tidak pernah ada ungkapan keluhan bosan atau jenuh.

Sebenarnya apa pun sistemnya, full day school atau pun sekolah biasa itu tergantung dari cara pandang dan kebutuhan apa yang dirasakan oleh orangtua dalam mendidik anak-anaknya. Juga tergantung dari bagaimana kemampuan adaptasi anak dalam mengikuti salah satu sistem pengajaran tersebut. Ada anak yang tetap fun meski bersekolah di full day school, namun ada pula yang merasa lebih suka dengan sistem di sekolah biasa.

***

rumahmediagrup/rheailhamnurjanah

5 comments

Comments are closed.