Air Wudu Mampu Mengubah Paha Ayam Menjadi Tahu

Hari ini mau curhat saja.

Kalau sudah mengantuk, siapapun rasanya tak sanggup menahan. Terkadang kalaupun dipaksakan, rasanya menjadi berat. Fungsi panca inderapun mulai menurun. Dari pendengaran hingga penglihatan semua menjadi tak beraturan.

Jadi begini ceritanya.

Pada saat seharian lelah di depan laptop, mata mulai berat dan berair. Mulut menguap terus, hingga fungsi telinga menjadi sedikit terganggu. Rasanya seperti budek. Penglihatan mulai kabur, saat begitu lelahnya dan perut mulai keroncongan, sambil terkantuk-kantuk di depan laptop. Tiba-tiba saja, hadir mas Yusuf membawa tempat makan lengkap dengan isinya.

“Ini bu, makan siangnya.” Ucap mas Yusuf

“Iya mas, terima kasih. Nasi kuning yaa makannya?” Tanyaku

“Bukan Bu, nasi uduk Bu.” Jawab mas Yusuf.

“Owh iya, terima kasih ya Mas.” Ucapku berterima kasih, sambil membuka penutup tempat makan. Saat kubuka, ternyata benar nasi uduk dengan lauknya telur rebus, semur paha atas ayam, buahnya semangka. Alhamdulillah kataku, bisa makan siang nih. Padahal rasa kantukku sangat kuat. Untuk menghilangkan kantuk, aku ke kamar mandi untuk mengambil wudu, selepas itu aku masuk ruangan lagi. Lalu kutengok makanan dalam boks tadi.

Tiba-tiba aku kaget, saat kulihat tak ada semur paha ayam di sana, yang ada semur tahu. Sempat bingung juga, mengapa paha ayam berubah menjadi tahu? Bisikku dalam hati. Mungkinkah ada anak yang menukarnya? Untuk memastikan, lalu kubuka lagi tutup boks makan itu, kulirik lagi isinya. Tak tampak paha ayam di sana. Hanya semur tahu yang tersenyum manis kepadaku. Hah… Ternyata air wudu mampu mengubah paha ayam menjadi tahu.

rumahmediagrup/suratmisupriyadi

One comment

Comments are closed.