AKREDITASI SUKA RELA

Akreditasi Sukarela

Ada pro-kontra dalam kebijakan baru mas Mentri pendidikan ini, yang akan diberlakukan pertama sekali di perguruan tinggi. Sebagian mengaku senang dan merasa di untungkan. Namun ada hal yang terabaikan juga kalau kita mau melihat dari sudut pandang lain.

Akreditasi yang identik dengan persiapan seabrek dokumen yang telah ditetapkan menurut standar lembaga, kadang dapat mengalihkan dunia. Tupoksi inti yang harusnya maksimal ditunaikan menjadi berkurang maknanya. Ada hak yang tidak tertunaikan, karena kewajiban pemenuhan standar dalam akreditasi.

Lantas apakah solusi bahwa akreditasi dilakukan sukarela oleh sebuah lembaga pendidikan akan dapat menjamin bahwa lembaga tersebut bermutu secara kualitas maupun kuantitas walau tanpa diakreditasi?

Tujuan akreditasi adalah untuk menilai sejauh mana kelayakan lembaga pendidikan dijalankan. Bukankah pendidikan adalah akar dari peradaban dunia. Bisa diukur dari mana keberhasilannya.

Fenomena akreditasi sebagai hal yang memberatkan, karena prosesnya tidak dijalankan dengan baik. Berkurangnya budaya “Tulis apa yang kita kerjakan dan kerjakan apa yang kita tulis” menjadi penyebab akreditasi menjadi hal yang merepotkan disemua kalangan.

Budaya praktis memang efisien, namun bukankah bicara tanpa bukti juga sulit dipercaya, begitulah sejatinya fungsi akreditasi, membuktikan apa yang telah diucapkan ,melalui dokumen – dokumen penting sebagai bukti.

Bukankah prasasti yang meninggalkan jejak-jejak berupa tulisan itu ada, begitulah gambaran akreditasi, supaya jejak kejayaan, keberhasilan lembaga pendidikan bisa ditelusuri.

Namun euforia kegembiraan terlepas dari beban akreditasi lebih kuat ketimbang pemaknaan fungsi akreditasi itu sendiri .

Kuncinya hanya satu, kenapa malas untuk melakukan atau dilakukan akreditasi, karena prosesnya tidak dijalankan, saat tiba masa untuk akreditasi,kelimpungan mencari data kesana dan kemari , akhirnya tugas inti menjadi terbengkalai, begitulah fenomena akreditasi di negri ini, khususnya di dunia pendidikan

Semoga kesadaran untuk menciptakan lembaga pendidikan yg berkualitas, makin subur di negri ini, supaya kejayaan bangsa dapat diraih kembali.

rumahmediagrup/anisahsaleh