Aku Butuh Sentuhan

Sejak belum menikah saya sudah membaca buku-buku tentang perawatan dan pendidikan anak. Alhamdulillah memudahkan sekali ketika sang buah hati akhirnya hadir di muka bumi.

Mulai anak pertama hingga anak kelima, si nomor 1 hingga 3 saja yang diimunisasi. Untuk nomor 4 dan 5 kupercayakan imunisasinya hanya dari ASI. Alhamdulillah tak ada perbedaan mencolok dalam riwayat kesehatan mereka. Batuk pilek pun cukup jarang.

Tentu saja sehat dan sakit seseorang adalah hak Allah untuk menjadikannya. Manusia hanya berikhtiar.

Dan inilah ikhtiar itu.

Sejak anak-anak masih bayi baru lahir, mereka selalu saya pijat ringan namun tegas setiap habis mandi pagi. Mulai ujung kaki hingga ujung kepala. Kelihatannya sederhana, tapi memijat bayi juga bisa menguras keringat lho.

Pijat memijat ini terus dilakukan hingga usianya 6 bulan tapi dengan frekuensi makin sedikit. Kenapa begitu? Karena biasanya mereka sudah banyak bergerak jadi agak repot memijatnya.

Lewat usia setahun, memijat hanya dilakukan ketika mereka sedang rewel, batuk pilek, atau demam. Biasanya dengan cara demikian daya imun mereka menguat dan cepat sehat kembali.

Cara memijat yang baik menurut pengalaman saya adalah dengan pijatan yang tidak menyakitkan. Tekanan sesuai kuat lemahnya badan yang dipijat. Memijat dengan kedua tangan bergerak memutar membentuk ❤ (hati).

Yang paling penting, kerjakan di waktu khusus agar anak yang dipijat merasa puas, serta kita yang memijat tak dikejar waktu mengerjakan yang lain.

rumahmediagrup/fifialfida

2 comments

Comments are closed.