Aku Ingin Lepas (Part II)

Oleh : Hamni Azmi

Insya allah kami sudah yakin akan mengakhiri kegelisahan hati ini. Langkah pertama adalah berkonsultasi ke B**k untuk mengetahui prosedur dan berap nominal yang tersisa untuk kami lunasi.

Di sana malah ditawari untuk nambah pinjaman lagi. Aduh….

“Ampun, saya sudah tidak kuat Mas. Biar saya usahakan untuk membayar yang ada ini aja ya.”

Lagian syarat utama agar bisa resign adalah tidak ada sangkutan pinjaman dengan jaminan SK pekerjaan.

Bismillah, kita mulai saja ikhtiar untuk melepaskan diri dari riba.

Selanjutnya…

Kami pernah mengikuti sebuah asuransi untuk pendidikan anak-anak. Kalau dihitung ya lumayanlah. Mengumpulkannya pelan-pelan. Dari gaji setiap bulan.

“Hanya segini Mba, dana yang bisa dicairkan? “saya kaget saat melihat nominal yang akan diserahkan.

Hanya 50% dari total yang saya simpan selama ini. Rasanya hancur hati ini. Saya sampai menitikkan air mata. Andai saja saya simpan sendiri uangnya di bawah bantal, tentu tidak akan berkurang uangnya.

Saya diam sesaat, menata hati, memguasai diri. Ini cara Allah untuk membersihkan harta kami dari riba yang juga mungkin ada di sini. Aku harus kuat, aku ingin lepas.

Baiklah, aku setuju dengan aturan yang telah ditetapkan perusahaan. Karena memang aku menyalahi janji, mengambil tidak pada waktu yang telah ditentukan di awal.

Aku melanjutkan usaha ketiga untuk menjual beberapa tabungan emas dan dinar yang sempat kami kumpulkan. Habis sudah semua tabungan, dan ternyata baru setengahnya saja dari nominal yang harus kami bayarkan ke B**k.

Perjalanan dengan gadis kecilku, waktu itu masih berusia 3 tahun. Mendekapnya sepanjang jalan lebih kurang 6 jam untuk kembali ke rumah kami. Mengharapkan ada keajaiban Allah yang dapat menyelesaikan permasalahan ini.

Kami yakin, ini adalah jalan yang tepat, jalan yang memang telah Allah tunjukkan untuk kami lalui. Dan Allah telah memilih kami untuk menjadi pelaku perjalanan ini.

Pasti ia pun akan menuntaskan segalanya dengan cara yang indah.

Insya allah.

#bersambung

Rumahmediagrup /Hamni Azmi

Sumber foto : Koleksi pribadi