AMANAH

Amanah

Pernah melihat seorang ayah menjewer telinga anaknya, manakala si anak diberikan tugas untuk menyampaikan sesuatu, namun sesuatu itu tidak sampai karena kelalaian si anak?

Secara kasat mata memang terlihat kasar dan tidak mendidik. Namun sejatinya dibalik itu sang ayah sedang memberikan pendidikan terbaiknya yaitu tentang menjaga amanah.

Amanah adalah perilaku mendasar yang harus dimiliki setiap insan. Nabi Muhammad SAW memiliki sifat ini dari masa anak- anak sampai hingga menjadi rosul. Sehingga beliau di juluki Asshodiqulaamiin artinya orang yang jujur dan dapat dipercaya.

Betapa pentingnya penanaman sifat amanah bagi putra-putri kita. Sifat yang akan membawa keselamatan untuk si anak, keluarga bahkan lingkungannya. Sifat ini tidak begitu saja terbangun dan menjadi karakter diri. Sifat amanah harus diteladani pada anak, harus menjadi pembiasaan sehari- hari dan harus ada yang mengingatkan jika terjadi penyelewengan atau kelalaian.

Rosullulah telah mencontohkan betapa pentingnya pondasi sifat amanah yang harus dimiliki seorang anak, beliau menghukum si anak ketika tidak menjalankan amanah dengan baik. Beliau menjewer telinganya.

Ibuku mengutusku kepada Rosullulah dengan membawa seikat anggur. Namun aku memakannya sebagian sebelum aku sampaikan kepada beliau. Ketika aku sudah bertemu beliau, beliau menjewerku dan mengatakan, “Hai ghudar (koruptor).”

An Nawawi dalam kitab al – Adzkar, diriwayatkan dalam kitab ibnus Sunni, dari Abdullah bin Busr al Mazini

Demikian pentingnya amanah yang harus dimiliki di hati para generasi muda penerus bangsa. Demi berlangsungnya kejayaan serta kesejahteraan bangsa.

rumahmediagrup/ anisahsaleh

Amanah jalan keselamatan

2 comments

Comments are closed.