Antara Sejarah dan Kita

Antara Sejarah dan Kita

Endah Sulistiowati
Dir. Muslimah Voice

Beberapa kali saya menuliskan tentang sejarah hidup. Bahwa, kita sendirilah yang berhak mengukirnya, membentuknya, mengarahkannya serta menuliskannya. Karena saya tahu, saya bukan siapa-siapa yang dapat mewajibkan orang lain menuliskan sesuatu tentang saya.

Kehidupan itu akan terus berputar. Hari, bulan, dan tahun terus berjalan, bumi pun akan semakin menua, sebagaimana umur kita. Allah SWT mengaruniakan potensi yang sama pada setiap manusia, dan manusia mempunyai kesempatan yang sama dalam hidupnya. Namun semua itu tergantung pada kesadaran dia mau menggerakkan hidupnya dijalan yang mana. Apakah jalan yang dia pilih itu, terpuji atau tercela, baik atau buruk, halal atau haram, taat atau maksiat?.


Maka, Allah telah menjadikan dalam akal itu kemampuan untuk menimbang-nimbang, mana perbuatan yang maksiat dan mana perbuatan yang baik (taqwa). Sebab itulah Allah menciptakan potensi “akal” bagi manusia.

Allah berfirman dalam QS. Al Balad ayat 10, artinya:
“Telah Kami tunjukkan kepadanya dua jalan hidup (baik dan buruk)”

Kemudian dalam QS. Asy Syams ayat 8, artinya:
“Maka Allah memberikan kepada jiwa manusia potensi untuk mengerjakan yang maksiat dan yang taqwa”

Itulah pilihan-pilihan yang Allah karuniakan kepada kita. Bagaimana sejarah hidup kita, maka kita sendiri yang menentukan karena disitu Allah menyediakan banyak pilihan. Bagaimana, sejarah seperti apakah yang anda pilih?

Rumahmediagrup/endahsulis1234

2 comments

Comments are closed.