Bilakah Buku Bisa Bicara

Artikel yang sederhana, namun tidak secara iseng juga ingin tersampaikan. Masih ide tentang buku koleksi perpustakaan.

Ketika awal sekali seorang pustakawan dihadapkan pada ruangan perpustakaan baru, tentu akan memilik pemikiran yang berbeda pula dengan tempat di mana sebelumnya kita beraktivitas.

Hal ini tidak mungkin sama, bagaimana kita mengatur tata letak ataupun posisi rak dan cara penyusunannya.

Orang awam mungkin tidak berpikir ke arah sebuah estetika. Asal disimpan, tak melihat dari sisi pengaturan dan keindahan tentunya.

Pengalaman yang sebelumnya saya alami ketika pertama kali masuk ke sebuah perpustakaan sekolah.

Buku yang bisa terserak dimana saja, penyimpanan yang kurang teratur karena memang mungkin belum tahu apa yang harus dilakukan.

Bagaimana kalau tiba-tiba buku itu bisa berbicara. Meskipun secara kondisi memang mereka berbicara menceritakan isi buku ketika kita sendiri yang membacanya.

Bukan berarti mereka dapat berlarian kesana-kemari ketika keadaan malam hari. Itu hanya ada di film serial anak-anak Upin dan ipin. Untuk menarik minat anak-anak atau pemustaka untuk datang ke perpustakaan sekolah, mendapatkan ilmu baru yang dibutuhkan.

Kondisi buku yang rapi, tentu akan memberikan kenyamanan untuk bisa juga menarik minat pemustaka untuk selalu datang ke perpustakaan sekolah untuk membaca buku atau mencari informasi penting yang dibutuhkan.

Selain harus rapi, diusahakan buku-buku harus tampak bersih dari debu, sehingga suasana bersih dan sehat terlihat jelas di dalam ruangan.

Foto : dokumentasi pribadi