Autoimun Penyakit Artis

Autoimun Penyakit Artis

Maraknya berita mengenai artis tanah air yang didiagnosis menderita penyakit autoimun, membuat penyakit yang awalnya tak banyak diketahui awam ini menjadi populer.

Meskipun ramai dibicarakan, namun info seputar penyakit yang satu ini masih simpang siur. Di satu sisi, pada sebagian masyarakat timbul ketakutan berlebihan terhadap penyakit autoimun. Dan di sisi lain, kekhawatiran akan penyakit ini menimbulkan dampak positif yaitu meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mencari info dan mengenal lebih jauh mengenai penyakit ini, sehingga memungkinkan lebih cepatnya terdeteksi diagnosis penyakit autoimun pada penderitanya sejak fase awal penyakit.

Nah, apa sih penyakit autoimun itu? Apa saja yang perlu kita jadikan perhatian dari penyakit ini?

DEFINISI
Penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri.
Normalnya, sistem kekebalan tubuh melindungi tubuh dari serangan organisme asing seperti bakteri atau virus, dan dapat membedakan sel asing dengan sel tubuh kita sendiri. Namun pada seseorang yang menderita penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuhnya melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme asing. Sehingga sistem kekebalan tubuh akan melepaskan protein yang disebut autoantibodi untuk menyerang sel-sel tubuh yang sehat.

PENYEBAB
Belum diketahui apa penyebab penyakit autoimun, namun beberapa faktor di bawah ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita penyakit ini:

– Etnis
Beberapa penyakit autoimun umumnya menyerang etnis tertentu. Misalnya, diabetes tipe 1 umumnya menimpa orang Eropa, sedangkan lupus rentan terjadi pada orang Afrika-Amerika dan Amerika Latin.

– Jenis kelamin
Menurut riset 2014, wanita lebih rentan mengalami penyakit autoimun dibanding pria, dengan perbandingan sekitar dua banding satu. Terjadi saat wanita berada di masa subur, yaitu sekitar usia 15 hingga 44 tahun, dan seringkali dimulai pada masa kehamilan.

– Lingkungan
Paparan dari lingkungan seperti bahan kimia, serta infeksi virus dan bakteri, bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit autoimun dan memperparah keadaannya.
Riset 2015 juga membuktikan kurangnya paparan sinar matahari bisa membuat sistem kekebalan tubuh manusia cenderung bereaksi berlebihan terhadap zat-zat yang tidak berbahaya.

– Riwayat keluarga
Umumnya penyakit autoimun juga menyerang anggota keluarga yang lain. Tidak setiap anggota keluarga memiliki penyakit yang sama, tetapi mereka mewarisi kerentanan terhadap kondisi autoimun.

GEJALA
Ada lebih dari 80 penyakit yang digolongkan penyakit autoimun. Beberapa di antaranya memiliki gejala yang sama, yaitu :
– Kelelahan
– Pegal otot
– Nyeri, bengkak dan kemerahan pada sendi
– Ruam kulit
– Demam ringan
– Rambut rontok
– Sulit berkonsentrasi
– Kesemutan di tangan dan kaki

Pada beberapa penyakit autoimun juga memiliki gejala tersendiri. Misalnya, diabetes tipe 1 menyebabkan rasa haus yang ekstrim, lemas, dan penurunan berat badan. Lalu, ada juga penyakit peradangan usus yang menyebabkan sakit perut, kembung dan diare.

DIAGNOSIS
Tidak mudah bagi dokter untuk mendiagnosis penyakit autoimun. Meski setiap penyakit autoimun memiliki ciri khas, namun gejala yang muncul bisa sama. Dokter akan menjalankan beberapa tes untuk mengetahui apakah seseorang terserang penyakit autoimun, di antaranya dengan tes ANA (antinuclear antibody) dan tes untuk mengetahui peradangan yang mungkin ditimbulkan penyakit autoimun.

PENGOBATAN
Kebanyakan dari penyakit autoimun belum dapat disembuhkan. Pengobatan ditujukan untuk mengontrol respon imun yang terlalu aktif dan menurunkan peradangan, atau setidaknya mengurangi rasa sakit. Penderita penyakit autoimun perlu menemui dokter spesialis tertentu tergantung jenis penyakit autoimun yang dideritanya.

Makan makanan yang seimbang dan berolahraga teratur dapat membantu mengatasi penyakit ini. Dan yang tak kalah penting, dukungan dari orang-orang terdekat serta lingkungan sekitar akan sangat membantu bagi penderita penyakit autoimun untuk melewati proses perawatan penyakitnya tersebut.

Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas nikmat sehat yang dianugerahkan oleh Allah SWT kepada kita, dengan cara senantiasa berupaya menjaga kesehatan diri dan keluarga. Barakallahu fiik.

rumahmediagrup/arsdiani

One comment

Comments are closed.