Belajar dari Tempat Sabun

Belajar dari Tempat Sabun

Suatu hari seorang anak kecil memberi tahu ibunya bahwa tempat sabun untuk cuci piring sudah sangat kotor.

Si ibu bertanya, “Adakah sesuatu yang bisa kau lihat selain kotornya tempat sabun itu, Anakku?”

Sang anak menjawab, “Tidak ada, Bunda. Hanya kotoran itu saja yang bisa aku lihat.”

Ibunya mengambil spons pencuci dari tempat sabun yang kotor itu. Lalu dia mengambil sebuah piring kotor berlemak. “Coba kamu perhatikan piring ini! Kotor sekali, bukan?”

Sang anak hanya mengangguk dengan dahi sedikit mengernyit. Dia terus memperhatikan apa yang dilakukan ibunya. Ibunya menggosok piring berlemak itu dengan spons bersabun hingga berbusa. Setelah itu, dibilasnya piring berbusa itu dengan air bersih.

“Cobalah kamu perhatikan piring ini sekarang, Nak! Apa yang bisa kamu lihat?” Tanya si ibu.

“Piring itu jadi bersih, Bunda. Lalu apa hubungannya dengan tempat sabunnya yang kotor itu?” Sang anak balik bertanya.

“Tempat ini menampung sabun yang digunakan untuk membersihkan perabotan. Perabotan-perabotan yang dicuci dengan menggunakan sabun dari tempat itu menjadi bersih, bukan? Tapi, apakah tempat sabunnya juga menjadi bersih dengan sendirinya?” Tanya si ibu lagi.

“Tidak, Bunda. Tempat sabunnya tetap saja kotor,” jawab sang anak.

“Itu artinya, tempat sabun tidak bisa membersihkan dirinya sendiri. Meskipun apa yang dia tampung bisa membersihkan perabotan seisi dapur. Dia perlu bantuan spons dan orang yang mencucinya agar bisa bersih berkilau. Begitu juga dengan kita selaku manusia. Kita bisa menolong banyak orang. Akan tetapi, ada kalanya kita tidak bisa menolong diri sendiri. Kita tetap memerlukan bantuan orang lain. Nah …, makanya, saling bantu dan tolong menolong antara sesama itu sangatlah penting. Kamu paham kan, Nak? “

“Iya … aku paham, Bunda.” Jawab sang anak sambil mengangguk-angguk.

“Kamu memang anak pintar, Sayang,” peluk dan cium dihadiahkan si ibu pada anaknya. Dibalas sang anak dengan pelukan dan ciuman bertubi-tubi di pipi ibundanya. ***

#RMG_kisahinsfiratif_sinur

rumahmediagrup/sinur