Bena

Oleh : Hamni Azmi

Sore itu Dhia dan keluarga rihlah ke pantai Pagatan. Menikmati suasana pantai yang berombak halus. Bercengkerama dengan keluarga sesekali di selingi dengan selfi-selfi.

Setelah Dhia merasa cukup, ia minta izin untuk berjalan menyusuri pantai sendirian seperti yang biasa dilakukannya.

Dhia, seorang gadis remaja berkulit sawo matang dengan tinggi semampai 165 cm. Dhia sangat menyukai pantai, ia mampu duduk berjam-jam memandangi bena yang berdebur.
Dan puisi pun akan terlahir dari jari jemarinya.

Jiwa seni yang menurun dari kedua orang tuanya, ditambah hobi membacanya sejak Taman kanak-Kanak. Membuatnya begitu mudah dalam merangkai kata.

Dalam kesendiriannya, Dhia duduk di atas potongan pohon, dan mulai menuliskan senandungnya.

Bena, mungkinkah kan kutemui di belahan bumi lain
Yang seperti di sini
Bena di pesisir pantai
Indah ciptaan sang Maha Karya

Bena, temui aku di sini
Saat aku kembali
Bertahun-tahun lagi
Tuk memandang indahmu

Tanah Bumbu, 24.02.2020

Bena = Ombak

Rumah Media Grup / Hamni Azmi

3 comments

Comments are closed.