Biarkan Mereka Mandiri, Makan Sendiri

Biarkan Mereka Mandiri, Makan Sendiri

Bunda, pernahkah Bunda memilih menyuapi anak balitamu meski dia sedang ingin makan sendiri, menyuap makanan sendiri dengan tangan mungilnya?
Kenapa, Bunda?
Apakah Bunda berpikir, “Ah mending disuapin daripada makan sendiri malah belepotan dan berantakan.”

Lalu Bunda membiasakannya makan sambil bermain, dan Bunda sibuk mengejar-ngejar balitamu yang sedang aktif-aktifnya, untuk menyuapkan makanan ke mulutnya.
Kenapa, Bunda? Kenapa tak kau biarkan saja balitamu makan sendiri sambil duduk diam di kursi makannya?

Lalu Bunda, bagaimana perasaanmu jika balitamu kelak sudah berusia 17 tahun, sudah punya KTP, dan tidak mau makan jika tidak kau suapi?
Bagaimana jika sampai nanti ia bekerja di usia 30 tahun, dan masih selalu bergantung padamu Bunda?

Ingat Bunda, tak selamanya kita bisa bersama dengan balita kita hingga mereka dewasa. Bagaimana jika nanti mereka sekolah/kuliah di luar kota, bahkan di luar negeri? Siapa yang menyuapi mereka?

Self help. Practical life skill. Adalah hal mendasar yang perlu kita ajarkan pada balita kita. Salah satunya adalah kemampuan makan sendiri.

Ya, makan sendiri. Biarkan saja bajunya belepotan. Biarkan saja kuah tumpah ke lantai. Bisa dicuci. Bisa dipel. Gampang, tinggal kita bersihkan nanti.

Sebab mereka, anak-anak kita, tidak akan selamanya bersama kita. Mereka akan menjadi manusia dewasa. Maka kemandirian sudah sepatutnya kita tanamkan sedari kecil.

Jadi Bun, balitamu sudah bisa makan sendiri?

***

Keterangan gambar di foto :
Bilal, balitaku yang kini berusia empat tahun. Saat itu usianya baru 10 bulan, bahkan belum bisa berjalan. Tapi selalu ingin menyuapi sendiri makanan sendiri ke mulutnya.

Kotor? Iya!
Berantakan? Pasti!
Repot? Jangan ditanya. Setiap ia selesai makan, tugasku adalah membersihkan makanan yang berceceran ke mana-mana.
Hasilnya? MasyaAllah tabarakallah, bahagianya aku rasakan sekarang. Saat ia sudah bisa makan sendiri, dengan rapi dan bersih.

Aku tidak mengajarinya makan sendiri. Tapi aku membiarkannya saat ia ingin makan sendiri. Ya, balita sejatinya memiliki keinginan untuk belajar yang tinggi. Tinggal kita orang tuanya, mau memfasilitasi atau membatasi.

***

Percayalah kepada balitamu, Bunda. Biarkan mereka mandiri. Karena tak selamanya kau bisa mendampinginya nanti ❤

rumahmediagrup/arsdiani