Biografi (2)

Kaidah Kebahasaan Teks Biografi

Di bawah ini terdapat beberapa kaidah kebahasaan teks biografi, antara lain:

1. Pronomina (Kata Ganti)

Menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga tunggal ia, dia atau beliau. Kata ganti ini digunakan secara bervariasi dengan penyebutan nama tokoh atau panggilan tokoh.

Contohnya ialah:

George Saa, putra Papua sangat menyukai pelajaran fisika. Ia berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Berkat ketekunannya, Si Genius dari Papua ini mendapatkan beasiswa hingga ke luar negeri. Meski kini telah sukses, Oge, begitu biasanya dia dipanggil, tetap menjadi pribadi yang ramah dan tidak sombong.

2. Kata Kerja

Banyak menggunakan kata kerja tindakan untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa atau perbuatan fisik yang dilakukan oleh tokoh.

Contohnya ialah:

Belajar, membaca, berjalan, melempar.

3. Kata Adjektiva

Banyak menggunakan kata adjektiva untuk memberikan informasi secara rinci tentang sifat-sifat tokoh.

Contohnya ialah:

Kata sifat untuk mendeskripsikan watak tokoh antara lain genius, rajin, ulet. Dalam melakukan deskripsi, seringkali penggunaan kata sifat didahului oleh kopulatif adalah, merupakan.

4. Kata Sambung

Banyak menggunakan kata sambung, kata depan, ataupun nomina yang berkenaan dengan urutan waktu.

Contohnya ialah:

Sebelum, sudah, pada saat, kemudian, selanjutnya, sampai, hingga, pada tanggal, nantinya, selama, saat itu.

materi diambil dari situs pendidikanmu.com dan Yustinah. Bahasa Indonesia kelas x. Jakarta: Erlangga.

rumahmediagrup/suratmisupriyadi