Jauhi Stress dan Depresi

Hidup memang berat gaes. Tentunya bagi mereka yang hanya bisa berdiam diri tanpa melakukan kegiatan aktifitas yang membangun keceriaan.

So, hidup harus dibikin bahagia hanya untuk kita sendiri. Sebab orang lain mana ada yang mau peduli. Merekapun sibuk dengan pikiran dan keinginannya masing-masing.

Sabar gaes. Semua lempeng-lempeng saja. Tak usah khawatir. Ketika sebuah kejadian yang memberi makian, yang malahan kita berpikir, kita merasa tidak bersalah. Berikan saja senyuman dikulum. Biarkan mereka cape sendiri meluapkan makian.

Kita mah cukup tersenyum saja. Ngapain nyusahin diri dengan emosi? Toh mereka juga tidak peduli bukan?.

Wah, pagi-pagi sudah membahas masalah ya. Tapi tak mengapalah, hal ini memang sering terjadi dan membuat kita kesal.

Bersyukurlah jika kalian memiliki sosok pendengar setia, yang setiap saat selalu ada dan mau pengertian.

Beda halnya dengan mereka yang hanya mampu berdiam dan berbagi cerita dengan Sang Pencipta. Tentu mereka akan jauh lebih kuat, karena kekuatan yang datangnya langsung dari kekasih yang Maha Rahman.

Bisa dibayangkan, sosok yang seharusnya ada mampu mendengarkan sekedar keluhan-keluhan kecil kita, malah melakukan penolakan secara spontan. Bahkan memberikan timbal balik secara emosi yang meluap-luap terhadap kita.

Kuatkanlah, dan berikan kado senyuman paling manis untuknya. Toh, kitapun dilarang keras memberi balasan dengan dendam yang hanya akan merusak kita sendiri.

So, atasi segalanya sendiri. Meminta hanya kepada pertolongan-Nya. Mereka yang mendzolimi akan mendapat penghargaan yang setimpal, kok.

Tetapkan langkah dan jauhi stress atau depresi berlebihan. Bisa membuat hidup kita semakin tambah warna.

Foto : dokumentasi pribadi.