Bukan Penulis

Part- 1

Saya bukan seorang penulis. Saya seorang guru. Ketika menjadi siswa, saya paling tidak bisa mengarang. Ketika saya menjadi mahasiswa dan masuk di fakultas sastra, saya dihadapkan pada pilihan mengambil jurusan sastra ataukah jurusan linguistik? Merasakan bagaimana sulitnya membuat sebuah karangan, maka pilihan saya jatuh pada jurusan linguistik. Karena pada jurusan linguistik seluruh tugas tidak terlalu banyak yang harus di dikembangkan tulisannya. Berbeda dengan jurusan sastra, tugas-tugas yang diberikan selalu berpuluh-puluh lembar.

Setelah menjadi guru hal ini tidak jauh berbeda. Ketika tahun demi daun ada tuntutan dari pemerintah terhadap kreativitas guru dan pengembangan profesi, maka mulailah membenamkan diri untuk mengembangkan pemikiran melalui tulisan.
Ini memang bagian dari motivasi. Bentuk motivasi pada proses tersebut karena adanya keterpaksaan. Terpaksa harus dipenuhi karena itu merupakan bagian dari syarat kenaikan pangkat. Meski diketahui bawa hakikinya membuat suatu tulisan adalah melahirkan pemikiran-pemikiran, sedangkan jika pada akhirnya bisa digunakan untuk kenaikan pangkat itu adalah bonus.

Motivasi itu datangnya dari banyak sudut.

Bagi saya:

Kunci sederhana untuk menulis adalah

©Aku gelisah Aku menulis
Jangan biarkan hati kita gelisah tanpa memberikan manfaat. Tulislah kegelisahan kita dalam bentuk apa saja bisa curhatan bisa puisi pantun

© Melihat sesuatu yang menarik Kita terpukau segera tulislah apa yang kita lihat itu. Jangan tunda untuk besok karena inspirasi itu akan hilang begitu saja.

© Hatimu galau, Tuliskan kegalauan mu itu. Paling tidak suatu ketika kamu akan melihat kembali kapan dan apa sejarah moment kegalauanmu.

©sedang ngobrol dengan seseorang tetapi kamu tidak bisa menanggapi karena kelas strategi diplomasi, maka tulislah. Tulis poin-poinnya saja sekedar untuk mengingat.

© Koreksi kembali tulisan apakah sudah ada muatan pesan moral?

© Koreksi kembali tulisanmu apakah ada typo di dalamnya?

© Ingat ya jangan sekali-kali membuat singkatan kata! Tahu sendiri kan, bagaimana tidak nyamannya membaca sebuah tulisan yang terdapat singkatan kata di dalamnya.

Suatu ketika nanti kalau sudah biasa, kita akan tahu bagaimana membuat tulisan yang bisa laku jual dalam artian,. disukai pembaca.

Yaah ibarat buka warung makan lah …
Untuk sementara yang sederhana saja…
Yang penting lahir sebuah tulisan dulu…
Ada tahapannya kan!

Karena kesederhanaan saya itu maka lahir buku saya yang pertama yang berjudul Topeng bibir terbitkan oleh Ashyara. Dan sampai sekarang sudah 8 buku hasil karya mandiri dan antologi.

Semangat yah semua

Asparaga, 2 April 2020