Buku Nikah Tanda Bukti Janji Suci

Buku Nikah Tanda Bukti Janji Suci

Perkawinan yang sah ditunjukkan dengan bukti otentik berupa Buku Nikah. Pernyataan tersebut telah tertuang di dalam Pasal 1 angka 6 Peraturan Menteri Agama No. 11 tahun 2007 tentang Pencatatan Nikah yang menyebutkan bahwa, “Akta nikah adalah akta otentik tentang pencatatan peristiwa perkawinan. Setelah perkawinan dicatatkan, pasangan yang menikah akan diberikan buku nikah.

Menikah atau pernikahan adalah peristiwa sakral, bukan ajang coba-coba mengikat hati seseorang lalu dicampakkan bila tidak menarik hati lagi.

Menikah itu keputusan bersama satu pasangan. Apa saja yang dapat disebut sebagai keputusan bersama sebagai awal ke jenjang pernikahan hingga terbitnya buku nikah?

Kami rangkum lima keputusan orang yang sudah cukup dewasa, yang ingin melangkah ke jenjang pernikahan.

1. Menghindar dari zina

Sebagai umat beragama tentu menginginkan hubungan yang halal di hadapan Allah. Demi menghindari perbuatan tercela yang diakibatkan dari hubungan yang belum resmi maka pernikahan adalah jalan terbaik.

2. Ingin lebih dewasa dan bertanggung jawab

Menikah dianggap sebagai pendewasaan diri baik cara berpikir terhadap masa depan, maupun cara bersikap kepada pasangannya kelak. Proses ini harus didukung pula dengan kesiapan finansial terutama dari pihak lelaki. 

3. Memiliki pendamping hidup

Pendamping hidup sepanjang hayat hanya akan didapat dari pernikahan yang halal dan sah. Suka duka dilalui bersama dan selalu mengharap ridho Allah agar menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah.

4. Saling melengkapi

Dua orang berlainan jenis dengan watak dan karakter yang berbeda, disatukan dalam satu mahligai suci. Satu dan lainnya akan saling melengkapi, meredam ego dan senantiasa tenggang rasa kepada pasangannya.

5. Restu orang tua.

Ridho Allah adalah ridho orang tua. Untuk pernikahan yang langgeng, sangat dibutuhkan restu dari orang tua masing-masing. Bila sudah didapat, maka jalan menuju ke pelaminan akan berjalan lancar. Doa restu orang tua seiring doa dari kerabat dan handai taulan untuk perkawinan yang langgeng dan penuh berkah.

Bisa saja ada keputusan lain yang mendasari sepasang anak manusia ingin segera ke pelaminan.

Saat pernikahan itu datang, maka halal dan sah sudah hubungan dua insan berbeda itu menurut agama dan negara. Wujud ikatan janji suci itu adalah Buku Nikah sebagai bukti otentik sebuah pernikahan. 

InshaaLlah

rumahmediagrup/hadiyatitriono