Cahaya Mataku

Cahaya Mataku

Sembilan bulan bersemayam

Dalam naungan mahanyaman

Berlimpah Rahman Rahim-Nya

Tanpa hingar bingar dunia maya

Saat tiba masa lahirmu

Keluarga riang sambut hadirmu

Tangis pertamamu membahana

Tebar kabar gembira bagi semesta

Hari berganti, musim berlalu

Saksi bisu tumbuh kembangmu

Tawa ceria dan tangis lantangmu

Makin suburkan cinta kasihku

Saat masa remajamu

Aura pubertas di sorot matamu

berhias rona hati berbunga cinta

siagakanku pasang mata telinga

Awasimu sebatas kubisa

Janganlah sucinya jiwa ternoda

Oleh percik tipu daya dunia

Janganlah redup gemilangmu

Oleh liarnya gelegak nafsu

Bak fatamorgana tipukan pandangan

Jika salah jalan …  binasalah badan

Kaulah Ananda

Cahaya mata ayah dan bunda

Tiap langkahmu kusertakan doa

Moga Tuhan menjagamu senantiasa ***       

#WCR_segar_puisisinur

rumahmediagrup/sinur