CANGKUY SI RANIA

By. Gina imawan

“cangkuy cangkuy… Cangkuy yang dayam…menanam jadun di tebun kitaa…”,

Hihihi.. tuh bocah nyanyi apa sih?
Aku meneruskan mengupas wortel dengan peeler. Memotong-motongnya. Lalu menyimpannnya di baskom kecil yang tersedia.

“Cangkuy .. cangkuy… Cangkuy yang dayam… Menanam jadun di tebun kita…”,

Oooh… Si bocah lagi nyanyi menanam jaguuung… Aku nyengir. Meneruskan pekerjaanku.

Kali ini memotong-motong kol menjadi beberapa bagian. Menggabungkannya dengan wortel. Biar nggak banyak makan tempat.

Wortel, udah. Kol, udah. Daun bawang, udah. Bamer-baput alias bawang merah bawang putih? Udah. Apa lagi yaaa?

Oh cekernyaaa…. Mana ya cekernya?

Aku beranjak ke lemari es di sudut dapur.

Ada yang bisa nebak, kira-kira aku mau masak apa?

“Cangkuy… Cangkuy .. cangkuy yang dayam. Menanam jadun di tebun kitaaa….”,

Cadeeeel …cadel… Usianya yang masih 2,7 bulan membuat kalimatnya suka salah-salah gitu. Lucu dengernya.

Jangan-jangaaaaan…. Kata santai yang berubah jadi santuy terinspirasi dari ocehan bocah cadel macam dia😂😂

Si tomboy satu ini mang cerewetnya ampuuuuun. Kalo nanya atau cerita, siap-siap aje jawabnya.

“Mobil betonya temana, bunda?”, Tanyanya ketika kami melewati galian pasir dekat sekolahnya.

“Apa, cinta?”, Aku belum dong.

“Mobil betonya mana bunda? Temayen kan ada mobil beto disini….”, Tangan kecilnya menunjuk lahan yang sekarang sudah rapih.

“Ooh… Mobil bekonya udah pulang… Kan kerjaannya dah selesai…”,

Ya, beberapa hari yang lalu ada lahan tinggi yang dikeruk di dekat sekolahnya. Mau dijadikan bangunan.

Mata antusiasnya mengawasi tanpa kedip. Mobil keruk. Kami menyebutnya mobil Beko. Lengan pengeruknya bekerja pelan. Besar dan panjang.

“Pulang temana?”,
“Ke rumahnya…”,
“Dimana? Dimana rumahnya mobil beto?”,
“Di tempat mobil pekerja yang lain, sayang…”,
“Mobil beto temennya banyak?”
“Ya, banyak…”, Mulai lelah jawabnya
“Siapa aja temennya mobil beto?”,

Etdaaaaah…. Aku pun mengajaknya nonton film kartun Tayo the little bus. Banyak mobil pekerja yang jadi temennya Tayo di film itu.

Daaaaan… Beberapa hari ini obrolan kami seputar si Beto. Beto dan Beto.

Lagunya masih setia diiii….

“Cangkuy… Cangkuy… Cangkuy yang dayaaam…. Menanam jadun di kebun Ki..yaaa….”,

Pagi tadi sambil memeluk kakiku. Bergayut disana kemanapun aku melangkah.

I love you 3 millions, cintaaaa