Tuhan…Aku Ingin Berada Dalam DekapanMu

Tuhan…Aku ingin berada dalam dekapanMu

Perasaan gembira karena Ramadan sudah datang, tapi disudut hati masih terasa hati ini belum bersih dan suci, masih bergelimang dosa, aku ingin berada dalam dekapanMu ya Robb, aku ingin menangis dalam pelukanMu, aku ingin Engkau membalai kalbuku.

Berdering alarm androidku jam.03.00 dini hari, malas dan kantuk menggodaku, kutepis godaan itu, langkahkan kaki gontai menuju sumber air suci. Kubasuh muka dan bagian lain dengan air wudlu agar suci tubuhku. Kugelar sajadah panjang, mulailah aku bermunajat dan berserah diri dalam kegelapan malam, sunyi, sepi, aku terbuai dalam dekapanMu ya Robb.

Aku dan keluargaku sangat menikmati santap sahur, semua bersemangat, kegiatan kami dilanjutkan untuk Salat subuh, semua khusyu dalam hening, hatiku hanya tertuju pada Rabb sang Khaliq. Terdengar alunan ayat-ayat Al-quran begitu merdu. Ya Allah aku masih dalam dekapanMu. Kau berikan nikmat ini sangat lezat untuk kutelan.

Fajar menyingsing menyambut Ramadan hari pertama, kubuka jendela kamar, begitu sejuk, sepi terasa, para tetangga masih sibuk dengan pekerjaan rumahnya, angin sepoi mengena raut wajahku melalui jendela, senyum di bibirku ya Allah dekapanMu sulit aku lepas, aku mohon jangan kau lepaskan sepanjang Ramadan.

Burung-burung ramai berkicau menyambut pagi cerah di Ramadan pertama, seakan mereka ikut merasakan keindahan pagi hari.
Matahari mulai bersinar tanpa malu, seakan iapun gembira menyambutnya. Sungguh engkau pencipta disegala mahluk. Lirih bibirku berucap Alhamdulillah…Engkau masih menggenggam jiwaku yang terkoyak oleh rasa takut perasaan berdosa, rasa pedih karena Bangsaku sedang Engkau uji. Ya Allah selamatkan kami, selamatkan kami yang masih Kau genggam.

Bekasi, 24 April 2020
Rumahmediagrup/Maepurpple

One comment

Comments are closed.