DUDUK MELINGKAR

Gelap bukanlah sesuatu yang diinginkan oleh siapapun karena tak mampu melihat pedih yang datang, debu yang menyesakkan, luka yang belum mengering, dan badai yang datang. Sesak dalam dada kian terasa karena kornea tak mampu melihat fenomena tanpa cahaya seakan pupuskan harapan. Tidak perlu begitu takut dengan hari yang bertambah gelap karena itu pertanda fajar akan segera datang, gerbang kemenangan bagi para pejuang. Jika masih memiliki sisa kekuatan teruslah melangkah. Rasa lelah itu pasti ada, bukti kita manusia yang lemah. Perjuangan ini juga tidak mudah, banyak rintangan kian menghadang.

Disaat lelahmu datang, penatmu menyapa, jenuhmu menjamah dan godaan yang terus mengelilingi, keluarlah! Kamu hanya sedang ditipu oleh hati dan fikiran yang diselubungi nafsu belaka dengan sejuta pembenaran akan kesalahan. Kembalikan semua itu pada Rabb mu, jadikan Jannah tempatmu kembali dan jangan biarkan engkau terus menanam benih neraka jika menginginkan buah surga. Menjalani kehidupan tak hanya sekedar butuh semangat, butuh ilmu juga agar selaras seutuhnya.

Tidak cukup hanya membaca seseorang mampu menghukumi suatu fakta. Pada hakikatnya membaca, melihat, dan mendengar hanya menambah informasi (maklumat tsabiqoh) bagi seseorang. Untuk dapat memahaminya menjadi standar berfikir diperlukan proses berfikir. Proses yang melibatkan empat komponen berupa, indera, informasi sebelumnya, fakta, dan otak, proses yang menghantarkan manusia menemukan hakikat hidup di dunia. Bagi seorang muslim menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban agar ia mengetahui benih apa yang akan ditanamnya ketika di dunia.

“Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap kaum muslim” (HR. Ibnu Majah)

Halaqah merupakan kumpulan individu yang berkeinginan kuat untuk membentuk kepribadian muslim secara terpadu yang berlandaskan Alquran dan Sunnah Rasul-Nya. Halaqoh memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian muslim dengan landasan pelaksanaan seperti yang Rasulullah contohkan ketika membina para sahabat.

Halaqah adalah perisai pelindung dari begitu derasnya arus kehidupan. Menjaga tali persaudaraan antara kaum muslim. Menjaga fikroh untuk kepentingan dalam melanjutkan kehidupan Islam. Menurut kamus arab-Indonesia, kata halaqah berasal dari bahasa arab yaitu halaqah atau halqah yang berarti lingkaran. Kalimat halqah min al-nas  artinya kumpulan orang yang duduk melingkar. Berdiskusi, duduk melingkar adalah nyawa bagi si pencari ilmu. Bagaimana mungkin lisan sangggup mengatakan lelah? Bagaimana mungkin tubuh mampu dengan mudah meninggalkanya? Bagaimana mungkin seseorang dikatakan hidup jika ia tak bernyawa.

Alhamdulillahi ‘ala nikmatil Islam

Alhamdulillahi ‘ala nikmatil Iman

Alhamdulillahi ‘ala nikmatil Hidayah

Alhamdulillahi ‘ala nikmatil Hijrah

Alhamdulillahi ‘ala nikmatil Ukhuwah

Alhamdulillahi ‘ala nikmatil Magfirah

Sumber: Ahmad Warson Munawwir, Al-Munawwir: Kamus Arab – Indonesia, hlm. 290.

rumahmediagrup/firafaradillah