Endorfin

::Endorfin::

Mendengar kata Endorfin, pikiran kita akan langsung terhubung dengan sebuah nama hormon yang di produksi oleh tubuh. Yup, sudah tentu namanya adalah hormon Endorfin.

Endorfin sebenarnya merupakan gabungan dari endogenous dan morfin, zat yang merupakan unsur dari protein yang diproduksi oleh sel-sel tubuh serta sistem saraf manusia.

Endorfin dalam tubuh bisa dipicu munculnya melalui berbagai kegiatan, seperti pernapasan yang dalam, relaksasi, serta meditasi. Karena endorfin diproduksi oleh tubuh manusia sendiri, maka endorfin dianggap sebagai zat penghilang rasa sakit yang terbaik.

Bagaimana jika kita kekurangan Endorfin? Berbahayakah?
Bagaimana agar Endorfin terus berproduksi?

Seringkali kita lengah bahwa ternyata diri kekurangan endorfin, nyaris pada titik kritis. Baik pria maupun wanita bisa saja mengalami kurangnya produksi Endorfin dalam tubuh. Saat stress dengan pekerjaan kantor yang menumpuk, masalah dengan atasan, dengan keluarga, dan lain-lain.

Yang paling rawan terjadi pada kaum hawa. Kenapa kaum wanita yang paling sering terpapar kekurangan Endorfin?

Kaum wanita banyak berkutat dengan sederet pekerjaan baik domestik dan lainnya sepanjang hari, yang kadang memikirkan dirinya sendiri pun tak sempat. Itulah mengapa banyak kaum hawa suka marah tanpa alasan yang jelas, menangis tiba-tiba, atau lainnya. Karena hormon yang sejatinya dihasilkan dari dalam diri malah tak muncul.

Lantas bagaimana memunculkan Endorfin agar memberi ketenangan dalam diri?

Ada berbagai cara memicu hormon endorfin, antara lain mengonsumsi makanan tertentu. Misalnya, makan cokelat atau cabe yang pedas. Saat seseorang mulai mengonsumsi cokelat, maka tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang membuat seseorang merasa lebih tenang. Sedangkan, semakin pedas cabe yang dikonsumsi, maka hormon endorfin akan semakin banyak. Upayakan agar tidak berlebihan, karena mungkin justru dapat mengganggu pencernaan.

Nah jika kita melihat saat ini orang-orang berlomba menyuguhkan makanan serba pedas atau melahap masakan super pedas, sesungguhnya mereka sedang berusaha mencari kenyamanan agar endorfin berproduksi.

Cara lain memicu Hormon Endorfin selain lewat makanan, yaitu berolahraga. Olahraga yang bisa memicu keluarnya endorfin antara lain berenang, bersepeda, lari pagi atau yoga. Penelitian menunjukkan, olahraga merupakan cara yang efektif untuk mengobati depresi atau stres. Baik depresi dengan tingkat ringan maupun depresi tingkat sedang. Olahraga juga bisa membantu dalam mengatasi perasaan gelisah, meningkatkan kualitas tidur, dan meningkatkan kepercayaan diri.

Selain olahraga, kita juga bisa melakukan aktivitas fisik untuk memicu hormon endorfin, antara lain dengan berkebun, membersihkan rumah, bekerja, belanja, dansa, bersepeda serta kegiatan lain yang menggerakkan fisik.

Dari beberapa poin tadi, ada hal yang tak kalah. penting dalam memicu keluarnya hormon Endorfin. Yaitu dengan menumbuhkan cinta dalam diri dan menebarkan kasih sayang kepada sesama. Orang yang kekurangan rasa cinta dan kasih sayang, biasanya mudah stress. Ada yang meledak-ledak, ada pula yang diam tanpa kata. Dan itu sangat tidak sehat. Meski ia berkata “I am ok!”, padahal sesungguhnya ia sedang berkata “I am not ok.”

Di saat stress atau sedang sedih, jangan biarkan diri larut terlalu lama. Lakukanlah sesuatu yang bisa membuat diri merasa lebih baik.

Ciptakan bahagia dengan senantiasa bersyukur, atas apa yang Tuhan berikan kepada kita hingga saat ini.

Dan Cinta mampu menjawabnya.

Menulis adalah caraku menasihati diri.

Tanda cinta untuk sesama
Depok, 30012020
I am Ummi and I am happy.

rumahmediagroup/afafaulia18