FATAMORGANA DUNIA (BAGIAN 2)

FATAMORGANA DUNIA (BAGIAN 2 )

Oleh Puji Yuli

Dunia ini penuh dengan gemerlap yang memberikan kebahagiaan semu Laksana fatamorgana bagi manusia . Tetapi mengapa manusia masih saja banyak yang tertarik untuk mengejar kebahagiaan semu dunia ini? Ibaratnya kepala buat kaki dan kaki buat kepala untuk berusaha mengejar sekuat tenaga untuk meraih kenikmatan dan kebahagiaan semu dunia ini. Seolah waktu 24 jam yang telah dianugerahka oleh Allah SWT bagi manusia itu seakan kurang dan tidak cukup. Ini terjadi karena adanya sifat tamak dan rakus yang ada dalam diri manusia.

Manusia yang hidupnya dipenuhi hawa nafsu tanpa balutan keimanan dan ketakwaan pasti tersesat. Tentunya manusia itu hanya ingin mengejar fatamorgana dunia dengan berbagai cara. Walaupun cara yang dilakukan oleh manusia itu bertentangan dengan aturan Allah SWT yang ada dalam Alquran.

Memang, kenikmatan dunia itu bisa menggoda dan melalaikan manusia untuk beramal shalih. Hal ini terjadi karena manusia itu punya potensi akal sekaligus hawa nafsu dalam menjalani kehidupan dunia ini. Apabila akal manusia tidak digunakan untuk berfikir meraih ridho Allah SWT dalam menjalani hidup ini maka akan terjerumus dalam fatamorgana dunia.

Terlebih lagi, apabila manusia itu hanya menggunakan hawa nafsu saja dalam menjalani kehidupan dunia ini. Maka manusia itu akan tersesat dalam kenikmatan dan kebahagiaan semu yang ada di dunia ini Laksana fatamorgana . Dengan hawa nafsu maka manusia itu tidak punya tujuan hidup dan akan mengalami kerugian dan kesengsaraan.

Puji Yuli /rumahmedia