Hati-Hati Jaga Hati

Oleh : Hamni Azmi

Sabtu sore alhamdulillah berkesempatan silaturrahmi dengan Nini (nenek dalam bahasa Banjar) Ibunda dari Babah.  Sekalian mengajak beliau untuk mengahadiri acara haulan Babah di rumah adinda Mubarak Azmi. Usia beliau sudah 80 tahun lebih, dan alhamdulillah masih mandiri,  ke kamar mandi,  makan dan ibadah masih dilakukan beliau sendiri,  tanpa bantuan orang lain.

Saya selalu menikmati kebersamaan dengan beliau,  walau pendidikan beliau yang tidak tamat SR,  namun kata-katanya tertata apik dan sering mengena di hati. Seperti obrolan kami sore itu.

“Masihkah membangun gedung sekolahankah,  Hamni?” Nini menanyakan perkembangan Dhia el widad.

“Inggih Ni,  alhamdulillah masih dipercaya Allah wan kawan-kawan menjalankan amanah ini,” jawabku spontan.

“Asal sabar aja,  dan hati kada gelisah, insya allah baik aja.” nasihat Nini untukku.

“Inggih Ni,  mudahan ulun bisa istiqomah,  kada tegiur nafsu dunia,” kuminta doa Nini.

“Mun kada Allah yang membari hati sabar,  hati istiqomah,  jiwa amanah. Kada mau jadi jua.”

Kalimat yang halus,  namun menyentak.
“Kalau bukan Allah yang memberi,  tidak akan mungkin terjadi.”

Iya,  benar. Kadang saya merasa beruntung karena ga terlalu memikirkan tentang urusan dunia.  Padahal bukan karena saya yang beruntung.  Tapi karena Allah yang melindungi, karena Allah yang membuat saperti ini.

Sekuat apapun iman kita,  kalau bukan Allah yang menguatkan.
Sehebat apapun menghindari bujuk rayu syaiton, kalau bukan Allah yang melindungi.  Pasti akan terbujuk juga.

Bahkan saat berada di jalan yang disukai Allah pun,  syaiton terus saja berusaha mencari pengikut. Apalagi kalau di jalan yang salah,  itu sudah pasti sohibnya syaiton.

Bahkan orang ahli ibadah sekali pun,  syaiton juga terus berusaha mendekati. Dari jalur ibadah itu sendiri, syaiton merasuk pelan-pelan, samar sekali.

Maka tidak akan mungkin manusia bisa lepas dari godaan syaiton tanpa pertolongan dan izin Allah. Jadi jangan pernah sombong,  takabur,  teruslah berhati-hati dalam menjaga hati.

Terimakasih Nini,  obrolan singkat namun sangat mendalam. Semoga Allah limpahkan kesehatan,  umur yang barokah, dimudahkan dalam beribadah. Amin yarabbal alamin.

Kini,  masihkah ada rasa besar di hatimu kawan?

Sesunggungguhnya kebesaran hanya mutlak milikNya. Maka dekatilah Sang Pemilik hati.

Barakallahu fiikum.

Rumah Media Grup/ Hamni Azmi

Sumber foto : Koleksi Pribadi