Healing Inner Child Itu Perih, Namun Terima Saja Demi Kesembuhan

Healing Inner Child Itu Perih, Namun Terima Saja Demi Kesembuhan

Oleh: Ribka ImaRi

Sujud syukur kepada-Mu ya Allah yang telah memberi petunjuk salah satu jalan kesembuhan DEPRESI & BIPOLAR-ku dengan mengedarkan SEDEKAH NASI JUMAT dengan tanganku, tangan suamiku dan tangan kedua anakku.

Terimakasih bertubi-tubi untuk suamiku atas izinnya yang pernah alot. Tetapi karena aku keras kepala dan ngeyelan akhirnya suami membolehkan aku belanja, memasak, mengedarkan semuanya sendirian dengan segala kerepotanku (urus 2 anak sendirian waktu masih LDM). Pun, akhirnya aku menemukan kegiatan yang benar-benar melatih berjuang belajar sabar, mandiri, tangguh dan mengendalikan mood swing dari bipolarku.

Terimakasih banyak kepada semua donatur. Berkah untuk semua donatur yang telah berkenan mengamanahkan SEDEKAH NASI JUMAT. Dan sangat pengertian saat harus sabar menunggu antrian terlaksananya sedekah.

Sangat tak mudah menjalaninya lebih dari setahun. Sempat vakum beberapa saat karena kerepotanku yang tak berujung. Hingga pada akhirnya suami hanya membolehkan aku mengkoordinir SEDEKAH NASI JUMAT, tetapi membelinya dalam bentuk sudah siap diedarkan seperti pada foto.

Atas support adekku Vika Indriana mulai Januari 2020 ini, aku bertekad merutinkan lagi SEDEKAH NASI JUMAT. Dengan membelinya dari :
1. walimurid teman sekelas Tyaga, bunda Olive Lani Shaqilla Lani Shaqilla dengan Lemon’s Kitchen-nya.
2. sahabat ketemu di FB, Mbak Rianita Nur Pratiwi dengan Kalief Fried Chicken-nya. Terimakasih semuanya๐Ÿ™๐Ÿปberkah untuk semua.

Tanganku atau tangan suamiku atau tangan mungil kedua anakku yang terulur lalu diterima dengan senyum sumringah penuh syukur oleh bapak becak dan gepeng, benar-benar membuat sejuk hatiku.

Awal aku memulai SEDEKAH NASI JUMAT di Maret 2018, tangisku pecah sejadi-jadinya sepanjang perjalanan pulang dari Pasar Wage, Purwokerto (tujuan terakhir mengedarkan ke para gelandang dan pengemis di emperan toko dan di trotoar samping hotel Cor) sampai rumahku di Karangrau, Sokaraja.

Aku tahu ini jalan dari Allah untuk mengobati luka batin masa kecilku yang kekurangan makan. Bahkan harus menahan perut melilit saat tidak ada makanan yang bisa dimakan dirumah. Atau cleguk menahan liur saat melihat tetangga sekadar makan rambutan setahun sekali pun aku tak pernah.

Kesedihan masa kecilku di tahun 1987-an terus bersemayam di jiwa masa kecil selama 30 tahun. Sampai pertengahan 2017 aku pernah berdoa, “Ya Tuhan … aku ingin sembuh dari depresi. Tapi ga mau berobat lagi ya Tuhan. Sayang-sayang duitnya. Lumayan uangnya untuk satu kali kontrol habis 250.000. Cukup dua kali itu saja ya aku berobatnya. Lebih baik uangnya untuk yang lainnya yang lebih bermanfaat.”

MasyaAllah alhamdulillah … di awal tahun 2020 ini sudah tak ada lagi tangis menyesakkan jiwa saat aku mengedarkan SEDEKAH NASI JUMAT. Aku sudah sembuh masyaAllah ….

Yuk! Belajar Healing Bersama di Kulwap GRATIS

“Mengenali Inner Child Diri Sendiri, Suami dan Anak yang Terpicu dari Hal Sepele dalam Aktivitas Sehari-hari”

Mentor : Ribka ImaRi (Penyintas Trauma Inner Child)

Hari: Jumat, 24 Januari 2020

Pukul: 19-22 wib

Silakan klik tautan di bawah ini:

https://chat.whatsapp.com/Da67YMqinap18vEcLRP6zd

2 comments

Comments are closed.