Hiraeth

Hiraeth

Nur Fitri Agustin

Hadirku tak menepikan gemuruh
Ibarat angin kian menderak pohon
Raba rubu menuju shirotol mustaqim
Aneh! Tanganku kosong
Entah apa yang sudah kulakukan?
Tanganku kosong tanpa bekal, berujung nar yang memanas
Hidup pagi petang menganyam baju besi, tapi sia sia karena riya’

Cirebon, 24-2-2020