Ketika Harus LDR, Berpikiran Positiflah

Biasanya yang melakukan hubungan LDR, tentu tanggapan orang-orang akan bermacam-macam.

Sudah pernahkah kalian LDR dengan pasangan? Jangan dibahas. Karena ini berkaitan dengan rumah tangga yang harus berhubungan jarak jauh.

Memangnya bisa? Ya, bisalah. Mumpung masih bisa, mengapa tidak. Kalau memang tujuannya pure untuk membuktikan cinta dan kasih sayang, serta tuntutan tanggungjawab yang besar bagi keluarga. Semangatlah.

Mana ada sih, pasangan suami istri yang mau berjauhan. Karena urusan lokasi tempat bekerja misalnya. Hal biasa yang memang bisa merubah kondisi sekarang yang harus berjauhan. Tetap bersyukurlah.

Tetapi, jangan terlalu khawatir. Semua memang sudah suratan harus menjalani LDR.

Dari tadi ngomongnya LDR melulu. Belum tahu apa LDR? Mau tahu? Hmm, kasih tahu nggak ya.

Okelah, penulis juga sebenarnya ingin sekali berbagi informasi tentang LDR ini. Khusus bagi pasangan sah ya.

LDR atau Long Distance Relationship, adalah merupakan hal yang tidak asing bagi kita. Apa sih yang harus kita lakukan ketika kita harus selalu berjauhan dengan pasangan.

Simak sedikit pemikiran penulis yuk.

  1. Bismillah, dengan niat yang baik diantara pasangan untuk siap menjalani dengan segala konsekuensinya.
  2. Yakin dan Percaya. Karena cinta yang bohong, bukan cinta namanya.
  3. Tetap jaga komunikasi. Itu sebuah keharusan, serta tidak ada saling menutupi peristiwa yang berlangsung diluar jangkauan pasangan masing-masing.
  4. Tetap romantis meski hanya say hello lewat pesan singkat. Pelit amat, ya.
  5. Memberi informasi, apapun yang disampaikan kepada pasangan, itulah yang sebenarnya. Tidak saling menyalahkan.
  6. Tetap menjaga janji. Jangan sampai apapun dipermasalahkan. Karena bagaimanapun, hubungan jarak jauh itu, akan menjadikan sosok seseorang lebih disiplin dan tanggungjawab harusnya.
  7. Tetap saling mendo’akan, agar setiap waktu yang dilalui memberikan poin plus dalam merancang masa depan dan anak-anak.
  8. Tetap ada di rel yang dibenarkan, agar hidup sejalan dengan kenyataan.
  9. Sikapi dengan bahagia.

Nah, berat dijalankan memang iya. Tetapi disitulah sebuah perjuangan sekaligus pengorbanan, untuk saling menguatkan pasangan.

So, tetap kuat menjalankan hidup berkesendirian. Karena tidak selamanya yang sendiri ITU, terlihat kesepian. Jangan salah, merekapun tetap harap memiliki cinta.

Foto : dokumen pribadi

2 comments

Comments are closed.