HUJAN (BAGIAN 2)

HUJAN (BAGIAN 2)

Oleh Puji Yuli

Memang hujan yang turun dari langit ke bumi nusantara ini di satu sisi bisa membawa kebaikan alias rahmat dan berkah. Tetapi disisi yang lainnya, hujan yang turun di bumi nusantara ini bisa membawa malapetaka dan bencana. Hal ini seharusnya menjadi perhatian yang serius bagi manusia agar bisa bersyukur dan bisa menjalani kehidupan sesuai aturan Allah SWT. Hujan yang turun itu memberikan pelajaran berharga bagi manusia bahwa manusia itu tidak boleh sombong. Karena manusia itu dalam hidup butuh air untuk minum, memasak maupun mencuci. Ini artinya manusia butuh air seperti hujan untuk hidup.

Hujan deras, hujan lebat yang disertai petir maupun angin puting beliung yang kencang itu bisa membawa malapetaka bagi manusia. Hal ini bisa terjadi kalau manusia kurang peduli akan lingkungan hidup baik di daratan maupun di lautan. Senada dengan salah satu ayat Alquran yang menyebutkan bahwa “Telah nampak kerusakan didaratan dan dilautan karena ulah tangan manusia”.

Apabila manusia buang sampah sembarangan, melakukan penebangan hutan secara liar dengan membakar hutan dan lahan. Maka saat musim hujan itu bisa membawa malapetaka bagi manusia berupa bencana alam banjir, bencana alam tanah longsor maupun bencana angin puting beliung. Oleh karena itu, wahai manusia marilah peduli terhadap lingkungan hidup dari saat ini. Sehingga pada saat musim hujan tidak terjadi bencana alam yang bisa merugikan manusia dan merusak lingkungan hidup.

Yang perlu kita tahu bahwa hujan itu turun ke bumi karena kehendak dari Allah SWT sebagai pencipta dan pengatur alam semesta ini. Sebaiknya kita sebagai manusia perlu belajar dari kejadian turunnya hujan di bumi nusantara ini agar semakin bertambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ingat bahwa hujan itu bisa membawa berkah maupun membawa malapetaka bagi manusia.