Human Security bagi Perlindungan Sosial TKI dan Keluarganya

Human Security bagi Perlindungan Sosial TKI dan Keluarganya

Persoalan eksploitasi terhadap TKI sering menjadi topik pembicaraan. Eksploitasi pada kualitas kerja, skill dan kemampuan bahasa sering kali menjadi penyebab persoalan. Sehingga kebutuhan perlindungan sosial TKI sangat penting untuk didiskusikan. Bagaimana konsep perlindungan sosial yang dibutuhkan TKI? Begitu juga bagaimana pada perlindungan sosial bagi keluarga TKI?

TKI adalah pahlawan devisa, sehingga harus diperlakukan seperti pahlawan. Keluarga TKI adalah keluarga pahlawan, sehingga perlu diperlakukan seperti keluarga pahlawan. Dominan perlindungan yang dibutuhkan TKI adalah ancaman dari penyakit kronis, kematian, cacat, keselamatan kerja yang ia dapatkan saat berada di masa penampungan maupun saat di negara tujuan. Sedangkan perlindungan keluarga TKI diberikan untuk menjauhkan ancaman kemiskinan, kesehatan, gizi, pendidikan ataupun representatif politik.

Pilihan-pilihan rasional atas konsep perlindungan yang sesuai didasarkan pada perlakuan yang manusia pada TKI dan keluarganya. Hak untuk hidup, dan berkehidupan layak. Selama ini pilihan perlindungan hanya berfokus pada persoalan asuransi. Dengan demikian, konsep asuransi yang hanya berpotensi pada persoalan pergantian atas risiko kerja yang dialami TKI belum dapat menjawab persoalan perlindungan.

Konsep human security menjadi pilihan sangat rasional sebagai pendekatan kebijakan perlindungan. Salah satunya kebijakan economic security. Kebijakan tersebut berhubungan dengan upaya perlindungan terhadap pendapatan terendah TKI yang terjamin, artinya bahwa pemeritah memfasilitasi kesepakatan upah dan terjaminnya upah beserta perjanjian yang mengikat. Selanjutnya melalui kebijakan healty security dan personal security, yaitu jaminan atas kesehatan TKI dan proteksi jaminan kesehatan keberadaan keluarga TKI.

Selanjutnya, pemerintah perlu mengagendakan perbaikan konsep perlindungan yang diberikan pada TKI dan keluarganya melalui perubahan kebijakan. Bersama-sama dengan aktor lain yang terlibat langsung dalam memberikan perlindungan sosial kepada TKI dan keluarganya. Desain kebijakan yang dibuat dengan memaknai perlindungan sebagai upaya memanusiakan TKI dan keluarganya.

rumahmediagrup/Anita Kristina