Tanggung Jawab Seorang Ibu

Tanggung Jawab Seorang Ibu

Ibu adalah madrosahtul ula, sekolah yang pertama adalah seorang ibu. Terlihat sekilas ibu memiliki tugas yang biasa-biasa saja semua
Perempuan bisa melakukan tugas tersebut. Sejatinya seorang ibu memiliki tugas seperti wonder women. Tugas yang sangat berlipat dibandingkan dengan seorang ayah.

Ibu harus memiliki keterampilan banyak mulai dari mengajar, psikolog, Dokter, ekonomi dan masih banyak lagi. Keterampilan dan profesi yang didapat bukan dari hasil sekolah atau kuliah, tapi ibu punya kemampuan itu semua.

Sesekali ibu harus browshing internet dan Al-quran, dan hadist untuk mengetahui hal yang masih belum pasti kebenarannya. Untuk mengkonfirmasi segala sesuatu yang sedang dihadapi anak-anaknya.

***

Terlepas dari itu, ada ibu yang juga ingin membantu suami untuk menambah ekonomi, coba bayangkan betapa kuatnya ibu. Bisa disebut wonder women.

Ibu bekerja dan berbuat menggunakan semua anggota badan yang dimiliki, bisa mencuci sambil masak, bebenah atau bersih-bersih sambil masak atau apapun yang bisa dikerjakan berbarengan selalu di siasati.

Ih..keren ya ibu

Bisa mengurusi anak-anak, suami dan rumah, padahal waktu yang Allah berikan sama 24 jam, tapi Ayah?

Ayah hanya sibuk mencari nafkah setelah pulang ya sudah tugasnya selesai. Tanpa ada beban pekerjaan rumah lagi. Ayah memang memiliki tanggung jawab yang besar karena Ayah seorang pemimpin keluarga, ia harus mempertanggubg jawabkan kepemimpinannya atas kehidupan iisteri dan anak-anaknya.

***

Ibu memiliki hati yang murni dan bersih, terkadang ibu hanya memikirkan anak-anak dan suaminya saja, perihal makanan contohnya, ibu memasak nasi, dan lauk perkiraan cukup untuk semua anggota keluarga, ternyata kurang, ibulah yang mengorbankan dirinya untuk tidak makan, atau makan sedikit dari porsi anggota keluarga yang lain. Atau ketika uang di dompet hanya tersisa 10.000, rencananya untuk beli bumbu masak, tiba-tiba anaknya ada yang ingin membeli jajan, maka ibu harus membagi uang tersebut. Masih banyak lagi termasuk, melihat anak atau suami yang tidur kedinginan, ibu rela melepaskan selimutnya untuk mereka.

Oh..ibu..betapa mulianya hatimu

Jadi kamu semua hormatilah ibumu, sayangilah ia, karena surga berada di telapak kakinya.

Wallahu a’lam bi showab

Rumahmediagrup/Maepurpple