Indikator Utama Anak Sehat Jiwa

Indikator Utama Anak Sehat JiwaHari Senin sewaktu bertemu Kepsek SDNUMASTER Sokaraja (sekolahnya mas Tyaga) tak sengaja membicarakan tentang psikolog anak, Bu Uni.Akhir semalam saya dan TJ bertemu dengan psikolog anak tersebut, Bu Uni di RS Ananda. Sebenarnya sudah sejak beberapa bulan lalu janjian di whatsapp dengan beliau untuk konsultasi. Tetapi baru semalam kesampaian. Bu Uni cerita, Maret nanti akan jadi Psikolog Anak yang screening murid baru di SDNU MasteršŸ˜šŸ˜Beliau super ramah pada TJ. Saya jadi benar-benar mengulik ilmu beliau, jadi belajar untuk lebih lembut lagi kepada anak.Penasaran ke Psikolog anak karena ingin menuntaskan PR Jehan yang ngempong sedikiiiit lagi dan memeriksa kesehatan jiwa TJ secara keseluruhan. Bu Uni heran mendengar keterangan bunda kalau Jehan masih ngenyot jempol. Sebab Jehan bukan anak yang pendiam. Dari hasil pemeriksaan, Jehan aktif bicara dan cerdas mencari alasan alias ngelesšŸ¤£šŸ¤£šŸ¤£ Sementara beliau bilang, kalau anak yang mengenyot jempol biasanya anak tipe pendiam.Jadi sebenarnya Jehan hanya HANYA BUTUH SOUNDING YANG SPESIFIK TENTANG KESEPAKATAN DILARANG NGENYOT JEMPOL.Dan hasil pemeriksaan secara fisik kasat mata dan spesifik melalui wawancara, alhamdulilah HASIL SEHAT JIWA. Dengan indikator utama : ANAK LANGSUNG BISA BERADAPTASI SAAT BERHADAPAN DENGAN ORANG YANG BARU PERTAMA KALI KETEMU. Indikator ini ada di Tyaga dan Jehan yang langsung bisa bercakap-cakap dengan nyaman bersama Bu Uni.Pernyataan hasil tersebut didapat sebelum saya jujur mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Beliau terperangah saat saya bercerita rinci tentang kekerasan fisik dan psikis yang pernah saya lakukan kepada TJ di tahun 2016-2018. Sampai saya harus berjuang ke psikolog pada November 2016 dan psikiater di Januari 2017 lalu di diagnosa depresi dan bipolar. Hingga akhirnya, kisah itu bisa saya tulis dalam bentuk buku antologi Episode Menertawakan Drama yang diterbitkan oleh Penerbit Rumedia seperti yang terlihat di foto.Saya meminta izin memberikan buku yang saya bawa kepada beliau sebagai kenang-kenangan. Sayangnya bukan stok buku barušŸ™ˆmelainkan koleksi pribadi. Sambil memohon doa dari beliau, semoga suatu saat bisa memberi gift buku baru SENI MENGASUH ANAK LAKI & PEREMPUAN yang sedang proses penulisannya.Beliau juga menasihati tentang bagaimana menyikapi trauma yang sudah berlalu. Hampir semua orangtua pernah melakukan kekerasan pada anak. Yang penting perbaikan setelahnya supaya bisa bersikap baik kembali ke depannya.Lega luar biasa … bersyukur alhamdulillah mendapat hasil pemeriksaan TJ. Tinggal bagaimana ke depannya terus belajar menjadi orangtua yang bisa konsisten sabar dalam segala suasana. Bismillah ya Allah.-Ribka ImaRi-
Mentor Kelas SMALP (Seni Mengasuh Anak Laki & Perempuan)rumahmediagroup/ribkaimari