JANGAN MENANGIS

Karya Nurilatih

Ayah gambaran sosok kuat
Berpeluh ketenangan … melintas
Menjadikannya tak layak jika lemah

Ibu bertabur senyuman
Tatapannya sedamai cahaya rembulan
Waktu bergulir tak pantas diabaikan
Karena ibu adalah sandaran jiwa

Aku
Adalah manusia beruntung
Karena aku terlahir dari orang-orang yang hebat sepertinya
Jika mereka adalah tauladanku maka aku adalah pelipur hatinya
Maka durhaka jika kubiarkan air matanya membasahi bumi

Kau perempuan luar biasa di atas kelemahanku
Jalan keluar di setiap resahku
Menjadi orkestra kisah hidupku

Kau utusan Tuhan yang tiada banding
Menjadi mahkota atas ketulusanmu
Motivator diantara terjalnya permasalahan

Ayah
Tak pantas akui anak padamu
Tak pantas tak mendoakan
Tak pantas tak melanjutkan kebaikanmu
Otot kekar wajah hitam dan kerut wajahmu adalah kebanggaan tulus di tiap kerutnya adalah terima kasihku

Ibu
Cintaku takkan pernah padam
Seperti bagaimana engkau tahu bentuk cintaku

Asparaga, 11032020