Jangan Panggil Bunda

Jangan Panggil Bunda

Mendekat sini, Nak! Ulurkan tangan, kan kuangkat tepat di bawah ketiakmu. Duduklah di pangkuan, tenangkan ragamu dalam dekapan. Kubantu dirimu menemukan kenyamanan di dada tanpa halangan walau seutas benang. Kita berbagi rasa lewat kulit yang saling melekat.

Hentikan gelisahmu, Nak! Aku di sini. Berusaha menyerap habis dedar tubuhmu, menggantikan dengan suhu normal. Hilangkan racauan tak sadar dalam lelap yang terganggu.

Genggam tanganku, Nak! Tatapan netra beningmu mengibakan. Ingin rasanya melepas energi untuk kuatkan lemahmu. Ayo, kita perang melawan yang tak kasat mata dalam tubuh mungilmu.

Jangan panggil bunda, karena aku bukan! Meskipun ada bagian keping darah kita yang sama karena nasabmu. Hati kita tetap bertaut karena cinta dari Sang Maha Pecinta. Melihatmu tak berdaya mengiris perasaanku. Cepat sehat kembali kesayangan mungilku.

rumahmediagrup/gitalaksmi