Judul Penelitian

Sumber gambar ;http;//www.liputan6.com/

Judul Penelitian

Masalah yang sering ditemui oleh peneliti pemula adalah menentukan judul penelitiannya. Laporan hasil penelitian membutuhkan judul yang harus dituliskan pada halaman awal. Kadang judul juga tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Atau mungkin judul yang dibuat berlebihan.

Selanjutnya harus bagaimana menentukan judul? Judul diberikan di akhir setelah naskah selesai juga tidak masalah. Namun, masalahnya adalah judul seringkali menjadi fokus utama peneliti pemula. Nah, berikut diskusi sederhana terkait judul ya.

Judul dipahami dulu bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul. Judul lahir dari proses. Berarti ada rangkaian langkah untuk menentukan judul. Identifikasi bisa lakukan dengan melihat kembali pada beberapa hal, yakni :

Pertama, tentukan tema besar atau topik penelitian. Identifikasi kebutuhan sudut pandang keilmuan apa yang tepat. Misalnya, pada mahasiswa ilmu ekonomi, lingkup ilmu ya terkait dengan ilmu ekonomi. Topik-topiknya juga pada topik ilmu ekonomi. Identifikasi bisa dilakukan melalui upaya penelusuran bidang ilmu atau terkait mata kuliah apa persoalan penelitiannya. Namun, jangan terlalu sempit memiliki sudut pandang. Terlalu kaku memahami topik ilmu ini juga akan membatasi dalam penentuan judul.

Tema penelitian dibutuhkan untuk mengarahkan ruang lingkup dan topik telaah tertentu, dan yang menjadi fokus penelitian. Bersifat spesifik. Tema juga memuat panduan pembahasan agar tidak keluar jalur penelitian. Berkaitan dengan bidang ilmu. Pemilihan tema didasarkan pada data yang dapat diamati. Dan berdasarkan kebutuhan di situs penelitian.

Judul dapat ditentukan atau diambil dari tema. Hal ini dimaksudkan untuk mempertajam dan memperjelas ruang lingkup. Demikian, jika peneliti ingin menunjukkan tajamnya ruang lingkup, maka ia dapat memunculkan hal tersebut dalam judul. Telaah atas tema dapat dijadikan acuan penentuan judul penelitian.

Kedua, pemilihan rumusan masalah. Telaah rumusan masalah yang ditentukan, apakah pada lingkup ilmu yang dimaksud? Apakah rumusan masalah tersebut dapat dipecahkan dengan topik keilmuan tertentu? Identifikasi hal tersebut sebagai bahan atau acuan menentukan judul dari rumusan masalah yang diambil. Namun, dibuat dalam hal yang lebih singkat dan tentunya logis. Demikian, akan nampak ruang lingkup masalah dan obyek penelitian yang dimunculkan dalam judul penelitian.

Masalah ditentukan dari hal yang terjadi, dirasakan secara konkrit sulit, dan membutuhkan jawaban. Ada juga yang menyebutkan bahwa masalah adalah perbedaan apa yang terjadi dengan apa yang seharusnya terjadi. Terdapat perbedaan harapan dan kenyataan. Tidak semua masalah menuntut untuk diteliti. Namun, penelitian dilakukan karena adanya masalah.

Upaya untuk menentukan judul bisa dicari sebelumnya mencari dulu pendataan terhadap beberapa masalah. Masalah-masalah ini diindikasikan menjadi masalah. Karena belum tentu hal yang dimaksud adalah sebagai masalah. Ketepatan penentuan masalah akan berdampak pada ketepatan penentuan judul penelitian.

Jika judul diambil dari tema dan rumusan masalah, maka pastikan judul memuat kejelasan logis dan singkat atas sebuah penelitian. Tampak ruang lingkup dan obyek penelitiannya. Logika berpikir penentuan judul ditentukan kerangka pikir masalah dan tema yang dipilih. Sehingga dibutuhkan peneliti yang kritis, dan peka mengidentifikasi tema dan juga masalah. Sehingga memberikan label judul pada penelitiannya juga tepat.

Semoga bermanfaat

rumahmediagrup/Anita Kristina